Kemewahan Sultan Abal-abal
- vstory
Tak lama berselang, nasib mujur ternyata tidak bertahan lam bagi Indra Kenz. Kesombongannya sudah menjadi ajur yang tidak terselamatkan setelah ia ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan pencucian uang melalui aplikasi Binomo. Aplikasi yang di mana dia menjadi affiliator dan dapat meraup keuntungan dari lost para korbannya sebesar 70%.
Kini polisi menetapkan Indra kenz sebagai tersangka dengan hukuman 20 tahun penjara karena dijeratkan pasal-pasal dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Selain itu, tunangan Indra, yaitu Vanesha Khong juga telah diperiksa bareskrim pada hari Selasa (8/02) selama 8 jam.
Kengerian negeri ini sekarang tidak lagi sekelas mafia pencucian uang dalam shadow economy, para pencuci uang muncul kepermukaan dengan cara menyombongkan hasil kekayaannya.
Tidak mengherankan jika Indra pernah berujar bahwa sekolah itu tidak penting. Menurutnya, rezeki sudah ada yang mengatur mau dia berpendidikan ataupun tidak. Namun bisa kita lihat, kekayaannya kan bertahan berapa lama.
Beberapa pasal yang menjerat sultan medan ini diantaranya Pasal 45 ayat (2) Jo. Pasal 27 ayat 2 dan atau Pasal 45 A ayat (1) jo. 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Pasal 378 KUHP jo. Pasal 55 KUHP.
Tindak pindana yang dilakukan indra yang pertama adalah penyebaran berita bohong atau hoak. Ia mempromosikan aplikasi binary option sebagai ladang mencari uang, dan menebak keberuntungan.
Ia juga mengatakan kepada para ‘murid’ kursusnya bahwa Binomo itu legal adanya di Indonesia. Lalu tindak pidana yang selanjutanya terkait pencucian uang, yang mana Binary Option merupakan upgrade dari judi online.
Karena terbukti melakukan tindak kejahatan dan merugikan banyak orang, asset Indra perlahan diperiksa dan disita kepolisian. Kemungkinan asset keluarga dan tunangannya juga terancam hal serupa jika terbukti mendapatkan uang dari Indra hasil pencucian uang melalui aplikasi Binomo tersebut.