Dendam Mohamed Salah di Final Liga Champions 2022

Dendam Mohamed Salah kepada Real Madrid. Berharap Liverpool melawan Madrid di Final Liga Champions 2022. (Phoro: Reuters)
Dendam Mohamed Salah kepada Real Madrid. Berharap Liverpool melawan Madrid di Final Liga Champions 2022. (Phoro: Reuters)
Sumber :
  • vstory

VIVA – Di ruang ganti, Mohamed Salah tercenung. Timnya tertinggal 0-2 dari Villarreal. Mungkin ia gusar dan gelisah. Liverpool tak lagi di atas angin. Peluang lolos kedua tim ke babak Final Liga Champions tahun 2022 menjadi sama.

Sebagai bintang tim, Salah pastinya merasa punya tanggung jawab tetap bersinar. Sinar yang memberikan energi positif kepada rekan satu timnya.

Seketika ia merasa dipaksa menata emosinya. Meyakinkan dirinya dan semua pemain di timnya. Bahwa Liverpool masih punya peluang dan bisa lolos ke babak Final Liga Champions tahun ini. Dengan cara mengalahkan Villarreal di kandangnya.

Seolah satu frekuensi, di antara turun-naik tarikan napas yang cepat anak-anak The Reds, usai meladeni amuk anak-anak The Yellow Submarine di babak pertama, berkatalah sang pelatih kharismatik Jurgen Klopp di ruang ganti. Memotivasi dan membakar semangat pemainnya dengan kayakinan bahwa tertinggal 2 gol masih bisa dikejar.

“Pelatih bicara kepada kami. Ada karakter dan kepribadian yag muncul di ruang ganti. Kami adalah tim besar yang ada di level atas. Jadi itu sebabnya kami bisa menyerang kembali setelah tertinggal 0-2 di babak pertama,” ucap Mohamed Salah kepada BT Sport. Menceritakan apa yang terjadi di ruang ganti timnya saat turun minum babak pertama.

Semangat dan keyakinan memang harus tetap dipelihara. Walau peluang fifty-fifty atau menipis. Siapa yang tahu kesudahan dari sebuah pertandingan. Selama kemampuan dan kesempatan bertarung masih ada dan sama kuat. Walau pasukan harus bertempur di tanah lapangan musuhnya.

Semasa 45 menit yang menetukan dilanjutkan. Peluit babak kedua pun memekik. Amuk Villarreal terhadap Liverpool makin menjadi. Mereka hanya butuh 1 gol lagi untuk bisa menang dan lolos. Pasukan pelatih Unai Emery ingin mencatat sejarah pertama kali lolos ke Final Liga Champions.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.