Kepolisian Serba Ada

Ilustrasi Polisi saat Perayaan HUT Polri (foto/antara)
Sumber :
  • vstory

Untuk apa polisi menyidik tugasnya jaksa? Duplikasi dengan skill jaksa.

img_title Mau Beli Mobil Bekas Pelat CD? Jangan Senang Dulu

Seharusnya polisi tidak dapat menyidik, itu tugas Bareskrim, badan investigasi negara, atau badan reserse kriminal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selebihnya, urusan pelanggaran ditindak diawasi oleh badan yang mengeluarkan surat izin.

img_title Korban Tewas Bom Mobil Bunuh Diri di Pakistan Jadi 21 Orang, 15 Polisi

Izin pajak billboard
Surat izin pajak billboard dikeluarkan oleh dinas pajak pemda. Untuk apa, polisi menindak pelanggaran billboard. Otomatis bila terjadi pelanggaran hukum billboard tidak ada yang bisa menindak. Polisi tidak tahu penyelewengan pajak billboard.

Pengusaha yang bikin billboard kerja sama terserah dinas pajak pemda bila ada kongkalikong, tunggu billboardnya roboh.

img_title Aris Sanda Dituding Intel hingga Tewas Dibakar, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Masalahnya billboard ini, mana yang pelanggaran hukum, mana yang bodong, mana yang korupsi pajak billboard, mana billboard kadaluarsa, semua gelap. Entahlah.

Bilamana ada billboard tidak setor pajak, pemda tidak dapat menyidik. Yang menindak adalah polisi.

Sehingga saat pengusaha tahu bahwa dulu semua diatur oleh TNI sekarang semua dioper ke polisi, asal perusahaan ada back up polisi, tidak dapat ditindak. Karena penyidikan penegakan hukum harus lewat polisi. Polisi sudah tahu setiap urusan perusahaan ada back up polisi.

Sejarah
Dulu polisi adalah salah satu dari empat matra ABRI. Artinya kekuasaan penegakan hukum hanya sebagian oleh polisi. Gara gara anggaran polisi jadul kurang, oleh Awaludin Djamin polisi boleh di-BKO ke perusahaan.

Saat reformasi TNI, polisinya ketiban wewenang seluruh penegakan hukum.

Ada undang-undang pengawasan obat, ditindak oleh polisi. Ada undang-undang asuransi, pengawasan oleh polisi.

Ada undang--undang perbankan, bank ditindak oleh polisi. Ada undang-undang asuransi, ditindak oleh polisi.

Alhasil semua penegakan hukum mengalami bottle neck. Ada gedung ambruk, ditindak oleh polisi. Polisi mengurusi struktur bangunan padahal polisi tidak sekolah teknik bangunan sipil.

Ada undang-undang parpol, ditindak oleh polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal kepala polisi Kapolri dipilih oleh partai di parlemen. Otomatis bila ada pelanggaran hukum partai, misalnya partai terima pesanan izin tambang, izin HGU, HPH, HTI, polisi harus koordinasi dengan partai.

Sehingga partai bebas hukum. Partai bikin acara motor besar konvoi, polisi tidak berdaya. Partai bikin acara kampanye di masjid, polisi tidak berdaya. Partai bikin pelanggaran aturan hukum undang-undang, polisi tidak berdaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut