TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Layakkah La Liga Disebut Liga Paling Kompetitif di Eropa?

Selisih poin di La Liga membuat persaingan semakin seru.
Layakkah La Liga Disebut Liga Paling Kompetitif di Eropa?
La Liga Spanyol (Marca)

VIVA.co.id – Pertanyaan liga mana yang paling kompetitif di Eropa, tentu akan menghadirkan berbagai jawaban dari tiap individu. Namun, apakah dari sekian banyak jawaban, La Liga akan menjadi jawaban mayoritas? Sepertinya tidak.

Tapi, nyatanya, kini La Liga menunjukkan diri sebagai salah satu liga paling kompetitif di Benua Biru. Bahkan, ketatnya persaingan liga Negeri Matador ini mengalahkan sengitnya Serie A (Italia), Ligue 1 (Prancis), Bundesliga (Jerman) dan Eredivisie (Belanda), seperti dikutip Marca.

Hal ini bisa dilihat dari perolehan poin setiap tim dari posisi 1-6 selama dua bulan bergulirnya La Liga. Atletico Madrid memimpin klasemen dengan raihan angka 18.

Tapi, satu peringkat di bawahnya, Real Madrid juga mengumpulkan 18 poin. Begitu pun di peringkat 3, Sevilla meraih 17 poin dari delapan pertandingan. Disusul Barcelona dan Villarreal dengan masing-masing 16 poin, serta Athletic Bilbao dengan 15 angka.

Hanya Premier League (Inggris) yang memiliki daya saing seperti La Liga, di mana lima klub teratas hanya berjarak tiga poin. Manchester City menduduki singgasana klasemen dengan 19 poin dari delapan laga.

Arsenal membuntuti dengan perolehan poin yang sama, dan Tottenham Hotspur di bawahnya dengan selisih satu angka. Sedangkan Liverpool dan Chelsea berada di peringkat empat dan lima dengan poin sama, yakni 16.

Persaingan lima "kuda pacu" Premier League akan bertambah sengit seandainya pada dini hari nanti, Manchester United mengalahkan Liverpool. Jika MU meraih tiga angka, maka skuat asuhan Jose Mourinho akan mengumpulkan 16 poin, bisa menggeser Chelsea di peringkat 5.

Persaingan Serie A tak ada yang istimewa dari musim-musim sebelumnya. Juventus masih menjadi Capolista dengan 21 poin dari delapan pertandingan. AS Roma yang di peringkat 2, berselisih lima angka dari Si Nyonya Tua.

Pun begitu dengan Ligue 1. Klub Mario Balotelli, OGC Nice masih menjadi pemuncak klasemen. Dari sembilan pekan, NIce meraih 23 poin, disusul Paris Saint-Germain dengan 19 poin.

Dari Jerman, Bayern Munich masih menujukkan dominasi dengan belum terkalahkan di tujuh pertandingan. Die Rotten mengumpulkan 17 poin. Pesaing terdekat mereka sejauh ini hanya Colonia dan Leipzig dengan 15 poin.

Feyenoord sukses menyapu bersih kemenangan di sembilan pekan pertama Eredivisie. Ini membuat mereka bercokol di puncak klasemen dengan 27 poin. Ajax Amsterdam yang berada di tempat kedua baru meraih 22  angka, hasil dari tujuh kemenangan, satu kali imbang dan satu kali seri.

Ketatnya persaingan La Liga setelah delapan pekan seperti ini belum pernah terjadi sejak musim 2006-2007. Saat itu, Barcelona sebagai pemimpin klasemen dibayang-bayangi oleh Sevilla, Real Madrid, Real Zaragoza, Valencia dan Getafe. Saat itu, perolehan poin enam tim di atas, terendah 14, dan tertinggi 17. (one)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP