Cerita Tragis di Balik Kehidupan Prince

Prince dalam kenangan
Sumber :
  • REUTERS/Jean-Paul Pelissier

VIVA.co.id – Kematian musisi kondang Prince secara tiba-tiba telah membawa kesedihan yang mendalam bagi keluarga dan industri musik. Satu per satu misteri kematiannya mulai terkuak.

Prince sempat ramai dikabarkan menderita AIDS sebelum ditemukan meninggal beberapa minggu lalu, dan kenyataan bahwa dia percaya Tuhan akan menyembuhkannya, membuat pria ini percaya bahwa dia tidak memerlukan pengobatan.

Pelantun The Purple Rain ini, didiagnosa dengan kelumpuhan hanya dalam waktu enam bulan sebelum meninggal, cerita seorang sumber seperti dilansir Dailymail.

Penyanyi 57 tahun ini hanya memiliki bobot tubuh 36 kilogram saat meninggal. Seorang sumber bercerita, dokter mengatakan pada Prince bahwa jumlah darahnya rendah tidak seperti biasanya dan suhu tubuhnya menurun.

"Dia benar-benar kekurangan zat besi, sangat lemah dan seringkali bingung. Dia jarang makan dan sekalinya makan dia akan memuntahkannya."

"Wajahnya kekuningan, kulit di bagian lehernya menggelantung dan ujung-ujung jarinya berwarna cokelat kekuningan."

Menurut National Enquirer, Prince didiagnosa dengan HIV tahun 1990, tapi itu kemudian berkembang menjadi AIDS di akhir tahun.

Enquirer terus saja mengklaim bahwa Prince kecanduan pada obat yang dia gunakan sebagai penghilang rasa sakit.

Pernyataan itu seolah berlawanan dengan pernyataan yang diberikan oleh orang terdekat Prince, yang mengatakan bahwa Prince terkena flu, sebuah infeksi yang akan berakibat fatal jika sistem imunnya dihancurkan oleh AIDS.

Beberapa hari sebelum meninggal dia terlihat pergi ke sebuah toko obat untuk mengambil resep, dan seorang karyawan di sana berkata, "Kami berdoa untuk kesembuhanmu," yang kemudian dibalas oleh Prince dengan nafas terengah, "Mungkin jika kamu berdoa untukku setahun yang lalu, akan berbeda keadaannya sekarang." Kemudian dia berlalu pergi, melambaikan tangan dan mengucapkan terimakasih.

Saat laporan autopsi sedang dibuat dan tidak dikeluarkan selama beberapa minggu, petugas tidak menyebutkan adanya indikasi pembunuhan.

Pengacara L.Londell McMillan yang mengenal Prince selama 25 tahun, dan pernah menjadi manajernya, menolak pernyataan yang beredar bahwa Prince kecanduan obat. Karena dia meyakini selama dia mengenal Prince, dia adalah pria yang bersih dan memiliki gaya hidup yang sehat.

(mus)