Gapkindo Minta Jokowi Cabut Lagi PPN Perkebunan

Seorang petani karet mengumpulkan hasil sadap di Perkebunan Karet di Mesuji, OKI, Sumsel
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya

Pihaknya meminta ada landasan hukum berupa Peraturan Presiden. Terutama, Presiden Jokowi juga sudah pernah melihat perkebunan karet milik rakyat di Sumatera. 

Apalagi, saat ini harga karet di pasaran harga komoditas pertanian dan perkebunan anjlok. Sehingga, pungutan PPN sangat merugikan petani.

Diungkapkannya, harga karet tertinggi dalam waktu belakangan ini 2011, mencapai US$5,3 dolar per kilogram. Awal 2016, US$1,03 dolar per kilogram. 

"Saat ini, kami menahan ekspor. Harga pun naik kembali sampai US$1,5 dolar. Namun, dalam dua bulan ini terkoreksi lagi menjadi US$1,3 dolar," jelasnya. (asp)