Campur Tangan Acer dalam Gerakan 1.000 Startup

Kemitraan Acer dan Kibar dalam Gerakan 1000 Startup
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Sebagai inisiasi dari Gerakan Nasional 1.000 startup digital, Kibar tentunya membutuhkan kemitraan dengan perusahaan lainnya untuk mewujudkan Indonesia menjadi The Next Digital Energy of Asia pada 2020. Salah satu wujud kerja sama itu adalah dengan menggandeng Acer. Bentuk 'campur tangan' Acer dalam misi 1000 startup yaitu berupa program Acerleration.

Acerleration merupakan wadah bagi komunitas startup di Indonesia yang dibentuk oleh Acer. Dalam wadah itu, perusahaan teknologi itu mendorong komunitas dan generasi muda yang punya jiwa wirausaha untuk memanfaatkan teknologi dalam menjalankan startup bernilai dan memecahkan masalah.

Acer akan membekali para pendiri startup yang terpilih sebagai Best Idea pada fase Hackathon di beberapa kota dengan Acer Chromebook 14.

"Gerakan Nasional 1.000 startup digital ini sesuai dengan misi visi Acer agar dapat menciptakan sesuatu menjadi lebih baik. Acer melihat Indonesia dapat menciptakan berbagai startup unicorn (startup bernilai tinggi) lainnya," ujar Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang di Conclave, Jakarta, Senin, 10 Oktober 2016.

Melalui Acerleration, Herbert mengungkapkan, beberapa lini produk dari tipe hacker, hustler, dan hipster dapat mendukung teknologi sampai pembuat perubahan bagi para startup untuk tumbuh dan mengakselerasi ide, budaya, dan bisnis ke level lebih tinggi.

Chief Executive Kibar, Yansen Kamto mengatakan, untuk mencapai realisasi 1.000 startup digital pada 2020 nanti, perlu dukungan berbagai elemen, mulai dari lembaga pemerintahan, institusi pendidikan, hingga korporasi untuk terlibat memberikan kontribusi masing-masing.

"Sekarang kita bangun ekosistemnya dahulu di 10 kota. Anak muda harus mengubah pola pikir dan mental. Itu yang paling susah," ucap pria berkepala plontos ini.

Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital baru digerakkan pada Agustus 2016 dan menjaring di tiga kota dari 10 kota yang ditargetkan. Ketiga yang dimaksud, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Sementara, sisanya seperti Malang, Semarang, Bandung, Makassar, Medan, Pontianak, dan Bali akan bakal menyusul secara bertahap.

"Nanti kelihatan melahirkan 200 startup per tahunnya itu Agustus, karena kami baru mulai Agustus kemarin. Jadi belum kelihatan," jelasnya.

Pada Agustus 2017, Kibar akan menggelar Indonesia Startup Summit, yang mana sekitar 17 startup terbaik akan diperkenalkan ke publik dan tiga startup terbaik di antaranya akan diberangkatkan ke Silicon Valley untuk mempelajari ekosistem startup digital.

Yanse menyebutkan akan ada kemitraan lainnya untuk mendukung terbentuknya ekosistem startup. Lembaga seperti perbankan, telekomunikasi bakal turut berkontribusi mengembangkan ekosistem startup.

"Jelas, sesegera mungkin kita jalin kemitraan-kemitraan lain dalam Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital," kata dia.