Tips Jitu Keruk Duit untuk Modal Startup

Ilustrasi Startup.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Bisnis rintisan, atau startup, merupakan salah satu bisnis yang sangat digemari oleh sarjana muda. Tidak hanya karena kecanggihan teknologi, bisnis startup dapat dijadikan sarana untuk para sarjana muda menyalurkan ide dan bakat mereka.   

Tidak heran, kalau para CEO startup, biasanya masih berusia muda. Walaupun maraknya bisnis startup, masih banyak sekali anak muda yang mengurungkan niat mereka hanya karena kendala biaya.

Memang modal merupakan salah satu faktor yang sangat memengaruhi jalannya suatu bisnis. Dana diperlukan untuk membeli produk, menyewa sumber daya manusia, pemasaran, serta operasional sebuah usaha. 

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengumpulkan dana untuk startup Anda. Beberapa cara di antaranya adalah seperti yang dikutip dari Cermati.com ini:

1. Uang pribadi

Ini merupakan cara paling sederhana yang dapat di lakukan untuk mendanai startup Anda, mulailah dari uang pribadi saja. Kumpulkanlah uang melalui tabungan, atau investasi kecil-kecilan, atau mulailah melakukan bisnis kecil untuk mendanai bisnis startup Anda.

Contohnya, Anda dapat menetapkan kurun waktu di mana Anda ingin memulai startup itu. Sebut saja, dua tahun mendatang dan total dana yang dibutuhkan adalah Rp24 juta. Maka mulai dari sekarang, setiap bulannya Anda harus menyisihkan Rp1 juta. 

Walaupun sederhana, cara ini tergolong cukup sulit, karena dibutuhkan disiplin yang tinggi untuk teguh mengumpulkan dana tersebut.

2. Uang pinjaman

Selain mengumpulkan uang pribadi, Anda dapat mencari dana dari sumber eksternal, misalnya orang-orang terdekat, atau dari institusi keuangan.

- Keluarga, atau teman

Pinjaman dana dari keluarga, atau teman menguntungkan, karena pinjaman tersebut diberikan tanpa dikenakan bunga. Selain itu, Anda pun dapat lebih percaya dengan sumber dana tersebut sehingga anda tidak perlu takut akan penipuan, atau masalah seperti tersebut.

Kerugiannya adalah, biasanya jumlah yang terkumpul tidak terlalu besar, karena mereka menggunakan uang sisihan pribadi mereka.

Untuk mendapatkan dana dari kerabat, yakinkan mereka bahwa Anda memiliki rencana bisnis yang terstruktur dan menjanjikan. 

Selain itu, tunjukkan pada mereka bahwa Anda juga telah menempatkan sebagian uang dan rencana bisnis yang telah disusun akan berhasil.

- Bank

Bank memiliki fasilitas pinjaman untuk Anda yang ingin mencari dana startup, misalnya saja dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Di mana, KTA menawarkan pinjaman dana tanpa membutuhkan jaminan. Selain itu, bank juga menawarkan fasilitas kartu kredit yang dapat digunakan untuk berbelanja barang, atau keperluan untuk start-up

Dengan menggunakan kartu kredit secara bijak, Anda pun akan mampu memulai bisnis tanpa modal. Selain itu, bank mempunyai fasilitas kredit pinjaman dengan jaminan, kredit ini menjanjikan jumlah dana pinjaman yang cukup besar, di mana Anda akan membayar bank kembali dengan sistem cicilan setiap bulannya yang terdiri dari pinjaman pokok serta bunga pinjaman.

3. Investor swasta

Untuk meyakinkan investor swasta menanamkan modal pada bisnis startup, Anda harus mempunyai rencana dan model bisnis yang menjanjikan. Rancangan bisnis tersebut harus terdiri dari struktur bisnis yang berpondasi kuat, pemasaran produk yang luas, kualitas barang, atau jasa yang ditawarkan cukup baik, hingga pemakaian dana yang dialokasikan dengan efektif.

Tentu saja, investor muda tidak akan berani bertaruh, jika mereka menilai risiko bisnis Anda terlalu besar, atau kemungkinan jangka waktu balik modal terlalu panjang. Investor swasta hanya akan menanamkan modal pada bisnis yang mempunyai potensi cukup besar. 

Tetapi harus diingat, investor muda akan mempunyai sebagian kepemilikan atas perusahaan Anda. Karena itu, pikirkanlah dengan matang sebelum memutuskan untuk mencari modal melalui bantuan investor luar.

Modal besar tidak menjanjikan keberhasilan sebuah bisnis

Besarnya modal tidak akan memengaruhi keberhasilan usaha Anda, jika hanya memiliki modal kecil tetapi mampu mengolahnya dengan baik, Anda akan dapat melipatgandakan dana tersebut dengan mudah. Kemampuan analisa dan manajemen bisnis sangat memengaruhi perkembangan bisnis Anda. 

Karena itu, jangan sampai putus asa atau berharap terlalu tinggi hanya karena modal yang kecil, atau besar. (asp)