Ganjil Genap di Tol Sudah Darurat
- Dok. BPTJ
Yang pasti pelaksananya tetap dari kepolisian, penerapannya tentu mencontoh dari pelaksanaan operasi Mudik Lebaran 2017, di mana kewenangan dan komandan di lapangan ada di kakorlantas Polri. Dan penyesuaian kebijakannya tetap di Kementerian Perhubungan dalam hal ini yaitu BPTJ. Sedangkan untuk sarana prasarana jalannya tetap di Jasa Marga.
Seberapa yakin kebijakan ini diterima masyarakat?
Memang kebijakan ini tak mudah diterapkan, karena pasti ada pro dan kontra, tapi kami saat ini terus melakukan upaya sosialisasi dan mengukur dengan survei yang dilakukan sejumlah media. Hasilnya sampai dengan saat ini terlihat masih berwarna hijau, yang artinya adalah masyarakat sebenarnya tak masalah bila itu diterapkan saat ini, bisa benar mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Namun, itu semua tentu harus memiliki sejumlah perhitungan yang matang dan kami tidak ingin masyarakat terbebani, sehingga berakhir seperti peraturan menteri tentang taksi online yang sekarang dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA), karena tidak mendapatkan persetujuan dari publik.
Untuk itu, ke depan kami memiliki sejumlah opsi dalam implementasinya. Pertama adalah bila disetujui oleh menteri perhubungan, kami akan lakukan sejumlah uji coba. Langkah ini dinilai bisa melihat sejumlah kekurangan dari kebijakan itu agar bisa segera dibenahi. Dan bila uji coba berhasil kami baru buat regulasi, lalu implementasi.
Ini sangat penting bagi kami, karena kami tidak ingin pendapat masyarakat ini hanya bersifat lonjong saja, dan harus bulat dalam persetujuan untuk kepentingan bersama. Lagipula, jika masih ada yang kontra pada kebijakan ini tentu sangat aneh, kok masyarakat sepertinya senang dengan situasi macet yang tak ada henti, diam di mobil berjam-jam. Jadi kami di sini coba cari solusi agar masalah itu terpecahkan.
Apakah pemerintah sudah menyiapkan moda transportasi umum pengganti?
Ada transportasi penggantinya, dan karena ini dimulai dari Bekasi dengan trafik paling besar, maka kami akan siapkan bus-bus khusus, baik dari pintu tol Bekasi Timur maupun Bekasi Barat. Bus tersebut nantinya juga akan disiapkan sebuah jalur khusus di dalam jalan tol yang menggunakan bahu jalan dari Bekasi hingga Cawang dan juga sebaliknya. Kami pun akan menyiapkan pengawalan khusus untuk mempercepat perjalanan bus tersebut.