Ganjil Genap di Tol Sudah Darurat
- Dok. BPTJ
Dengan kebijakan ganjil-genap nomor polisi dan menggantinya dengan memindahkan penumpang ke bus, BPTJ memperkirakan ada perpindahan kendaraan sebanyak 2.000 mobil per hari. Dan tentunya dapat mengurai kepadatan kendaraan di jalan tol tersebut.
Dan untuk, mengakomodasi kebijakan tersebut, pemerintah tentunya akan menambah armada bus yang ada, baik dari TransJakarta, PPD maupun Damri. Kami perkirakan tambahan bus tersebut mencapai sebanyak 60 unit dan itu sudah tersedia sekarang, yang nantinya akan mengambil rute dari Bekasi Barat ke Bundaran Hotel Indonesia, maupun dari Bundaran Senayan ke Bekasi Barat.
Apakah bus tersebut seperti TransJakarta dan bagaimana soal kenyamanannya?
Untuk kebijakan yang satu ini tentu berbeda busnya, jadi kami akan tambahkan dari yang sudah ada. Nanti busnya itu adalah bus premium dan bukan bus TransJakarta yang dimiliki PPD. Bus tersebut akan dilengkapi fasilitas baru seperti AC, Wifi internet, fasilitas charger untuk handphone dan pastinya busnya lebih bagus dari yang ada di Singapura saat ini. Jadi pasti akan menarik perhatian penumpang yang akan pindah moda transportasi.
Pemikiran pemerintah adalah tidak ingin memindahkan para penumpang dengan cara turun kelas, jadi harus dengan kelas yang sama. Jadi tingkat kenyamanan penumpang harus sesuai dengan standar yang mereka miliki pada kendaraan pribadi mereka dan harus juga dimiliki transportasi umum.
Di mana masyarakat bisa mengakses bus pengganti?
Untuk dari Bekasi Barat, kami akan siapkan bus tersebut di lokasi yang miliki fasilitas parkir yang cukup besar yaitu di Stadion Bekasi. Lokasi ini sangat baik karena dapat menampung ribuan kendaraan untuk bisa diparkir, dan itu pun sangat mudah diakses pada penumpang yang ingin pindah moda transportasi.
Bagaimana pengelolaan parkir kendaraan masyarakat yang beralih ke transportasi umum?
Untuk pengelolaan parkir pengendara, tentu kami akan siapkan bersama Pemerintah Daerah Bekasi di Stadion Bekasi. Di sana nanti akan ada pengelola kantong-kantong parkir dan sangat bagus, sebab di sana tidak terlalu ramai di hari-hari kerja.
Apakah kebijakan ganjil genap akan diperluas ke jalan tol lain penunjang kota Jakarta?