Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Tips dan Trik Pebisnis Sambal Bertahan di Sulitnya Pandemi

Jumat, 2 Oktober 2020 | 04:18 WIB
Oleh :
Foto :
  • Istimewa/Squidy.Fish
Sambal baby cumi, usaha bertahan di tengah pandemi COVID-19

VIVA – Pandemi COVID-19 dalam beberapa bulan terakhir jelas memukul dunia usaha. Termasuk para wiraswasta yang baru memulai usaha dalam tahun-tahun terakhir. Meski demikian, dengan memanfaatkan peluang usaha online, produk makanan tahan lama termasuk sambal-sambalan menjadi pilihan banyak orang belakangan ini.

Apalagi pemberlakukan jaga jarak, PSBB total hingga parsial membuat kehidupan berbelanja langsung ke supermarket maupun pasar belum kembali normal seperti sedia kala.

Baca Juga

Usaha kuliner berbasis daring muncul bak jamur di musim hujan. Namun jangan salah, tak sedikit yang bertumbangan termasuk di bisnis persambalan. Bisnis kuliner salah satunya yang disasar dengan prediksi bahwa ketika ekonomi sulit sekalipun, bahan dan produk makanan mau tak mau tetap menjadi kebutuhan.

Bisnis kuliner rumahan yang banyak muncul terdengar seperti metode sederhana yang biasa dipasarkan baik lewat buka pesanan alias PO lebih atau berjualan di market place online. Pada kenyataannya tak sesederhana yang dibayangkan.

Salah satu outlet yang dua tahun terakhir cukup diterima adalah produk sambal baby cumi dari Squidy.Fish. Foundernya, Arif mengakui sedikit banyak pandemi membuat usaha mereka juga terdampak. Namun untungnya masih bisa berjalan. Usahanya dimulai sejak tahun 2018. Menurut dia, tantangan bisnis selalu ada termasuk tantangan pandemi sekarang ini. Namun hal itu harus bisa diusahakan menjadi peluang yang mendatangkan keuntungan. 

Dia mengatakan, memulai bisnis sambalnya harus penuh kecermatan karena kualitas produk dan rasa itu wajib bagus kalau mau diterima pelanggan. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler