Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Kerusuhan Pembatasan Jam Malam karena Corona di Belanda Berlanjut

Selasa, 26 Januari 2021 | 10:51 WIB
Oleh :
Foto :
  • bbc
BBC Indonesia

Polisi antihuru-hara di Belanda kembali bentrok dengan para pengunjuk rasa yang menentang kebijakan jam malam sejak kericuhan dimulai akhir pekan lalu.

Lebih dari 150 orang ditangkap, kata media setempat. Di Rotterdam, kepolisian melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata, setelah perintah darurat yang dikeluarkan wali kota gagal menenangkan para pengunjuk rasa.

Baca Juga

Kericuhan dimulai pada akhir pekan lalu saat para pengunjuk rasa menolak aturan pembatasan dalam rangka pengendalian virus corona.

Perdana Menteri (PM) Mark Rutte mengutuk kerusuhan-kerusuhan ini dengan sebutan "kekerasan kejahatan murni".

 

Kasus Covid-19 di Belanda tercatat mendekati angka satu juta sejak pertama kali wabah menyebar, dengan jumlah kematian 13.500 jiwa, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

AFP
Polisi bentrok dengan pengunjuk rasa di Rotterdam.

 

Aksi kekerasan terjadi di sejumlah kota pada Senin kemarin. Kepolisian antihuru-hara bentrok dengan para pengunjuk rasa di Amsterdam serta di Rotterdam, Amersfoort dan Geleen.

Aksi pembakaran dilakukan di jalan-jalan Den Haag, di mana polisi dengan menggunakan sepeda berusaha menghalau sekelompok orang yang melemparkan batu dan kembang api, kata wartawan BBC Anna Holligan.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler