Begini Cara Mendeteksi Dini Omicron, Penjelasan Ahli

Tes COVID-19. Getty Images via BBC Indonesia
Sumber :
  • bbc

Tapi tidak semua virus yang tidak memiliki gen S adalah Omicron - perlu pengurutan genom utuh (whole genome sequencing) untuk memastikannya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan saat ini di Indonesia terdapat 17 laboratorium yang berjejaring dengan Kementerian Kesehatan untuk pemeriksaan whole genome sequencing.

Menurut Nadia, 10-20% sampel dari rumah sakit dan semua sampel dari pelaku perjalanan diperiksa dengan teknik ini.

Mengapa perlu pengurutan genom utuh?

Analisis susunan genetik virus adalah tahapan penting dalam mencari tahu jenis variannya.

Dengan mengamati materi genetik sampel, para ilmuwan dapat mengonfirmasi apakah seseorang positif dengan Omicron atau Delta yang sudah menyebar luas.

Proses ini hanya membuahkan informasi tentang sampel swab yang dianalisis - namun dengan menggunakan hasil itu, para ilmuwan dapat memperkirakan proporsi kasus baru yang merupakan varian baru itu,

Para saintis di Inggris dan Afsel adalah yang terdepan dalam teknologi ini, karena itu kebanyakan varian baru telah terdeteksi di negara-negara tersebut. Namun ini tidak berarti varian-varian baru itu berasal dari sana.

Apa yang sudah kita ketahui tentang Omicron?

Saat ini sangat sedikit yang sudah diketahui tentang sifat-sifat Omicron atau seberapa besar ancaman yang bisa ditimbulkannya.

Misalnya, belum jelas apakah ia lebih mudah menyebar, apakah ia menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan varian-varian lain, atau apakah ia dapat membuat perlindungan dari vaksin menjadi kurang efektif.

Namun di atas kertas, Omicron tampak mengkhawatirkan dan karena itulah banyak pemerintah segera bertindak, kalau-kalau kekhawatiran itu benar.