Rumah Warga dan Turap Kali di Depok Ambruk akibat Hujan Deras

Hujan Deras di Depok, Rumah Warga dan Turap Kali Ambruk
Sumber :
  • VIVA/Zahrul Darmawan

VIVA – Salah satu rumah di Kampung Sugutamu, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, ambruk saat hujan deras pada Rabu, 24 Oktober 2018. Tak hanya itu, fenomena hujan deras yang terjadi kemarin sore itu juga membuat turap (tembok) bangunan Kali Baru di kawasan Pancoran Mas ambles.  

Anah (60), pemilik rumah mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16:30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, sebab para penghuninya sedang berkumpul di ruang depan. 

“Sebelum roboh bunyi kretek-kretek. Saya kira tikus, enggak tahunya langsung bruk, ruang belakang roboh ke bawah," kata Anah saat ditemui di kediamannya di RT 2/25, Kampung Sugutamu Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Anah dan keluarga menduga, robohnya sebagian bangunan rumah akibat sejumlah pohon yang berada di tebing telah ditebang, imbas dari pembangunan perumahan yang ada di bawahnya. 

“Saya selama puluhan tahun tinggal di sini, dari tahun 1982. Tadinya di belakang banyak pohon, ada pohon bambu tapi sudah ditebang, karena ada pembangunan perumahan di bawahnya. Air kayanya enggak nampung,” kata Anah. 

Nenek 11 orang cucu ini mengatakan, ruangan yang ambruk adalah kamar tidur dan bagian dapur. Di tempat yang sama, suami Anah, Naman (78), hanya bisa pasrah dengan kejadian ini. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang pisang itu pun kini hanya bisa berharap, pemerintah memperhatikan nasib mereka.

“Saya takut melebar, tanah juga sudah pada goyang. Semalam enggak bisa tidur mikirin. Saya berharap bisa dibenerin sama pemerintah, kami orang enggak punya,” kata Naman dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Ade salah satu warga di kawasan Pancoran Mas mengaku, turap Kali Baru jebol pada Selasa malam, ketika air kali mengalir dengan deras usai hujan mengguyur Kota Depok. 

“Kejadiannya semalam, pas selesai hujan deras. Tahu-tahu sisi turap ambrol, bunyinya keras,” katanya.

Terkait hal tersebut, Pemkot Depok pun telah mengerahkan Satgas Banjir untuk mengangkat puing-puing sisa runtuhan tembok yang ambruk, menutupi aliran kali.