Banjir Kemang, Kemunculan Ular Sanca dan Biawak Bikin Geger

Ular Sanca Kembang ditemukan saat banjir melanda kawasan Kemang, Jaksel, Selasa, 4 Oktober 2016.
Sumber :
  • Foe Peace

VIVA.co.id – Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bangka, menangkap biawak dan ular sanca kembang yang terbawa banjir di kawasan Kemang akibat luapan air Kali Krukut, Selasa, 4 Okotber 2016.

"Tersapu banjir. Ada di depan Colony (kafe) dan dari salah satu got," ujar Burhanuddin, anggota PPSU Kelurahan Bangka di lokasi.


Menurut Burhanuddin, biawak yang ditemukan itu berukuran tidak terlalu besar dan bukan tergolong biawak dewasa. Saat banjir melanda Kemang, Biawak memang sering terseret hingga ke Jalan Raya Kemang dan bahkan dengan ukuran yang cukup besar.

Tapi ular sanca kembang yang ditemukan sore ini, berukuran cukup besar dan tergolong ular yang sudah cukup tua. Kemunculan dua hewan liar ini cukup membuat warga kaget. Apalagi bagi pengendara yang sedang melintas.

Selain itu, penangkapan hewan ini juga menjadi perhatian warga, karena ular berukuran besar itu tidak mudah ditangkap.

"Biawaknya sekitar 1 meter. Kalau ularnya besar sekali, kira-kira 2,5 meter," katanya.

Kedua binatang liar itu lantas dievakuasi dari lokasi banjir. Ular sanca dibeli seorang petugas keamanan salah satu kafe di Kemang. Sedangkan biawak dibawa ke kantor Kecamatan Mampang.

"Sebenarnya itu hal biasa. Hal wajar ada binatang kalau banjir," kata Burhanuddin.

Banjir yang melanda kawasan Kemang kali ini tidak terjadi lama. Tidak lebih dari satu jam, banjir sudah surut. Semula setinggi lutut orang dewasa, tapi setelah disedot dengan empat pompa air, banjir sudah surut. Kendaraan sudah dapat melintas.

Pantuan VIVA.co.id pada pukul 16.30 wib, air yang menggenang kawasan Kemang hanya tinggal semata kaki orang dewasa.

Menurut Camat Mampang, Asril Rizal, genangan paling parah terjadi di pertigaan Taman Kemang dan Jalan Kemang Raya. Genangan parah terjadi karena daerah ini merupakan titik paling rendah. 

"Empat pompa kami kerahkan, dua di antaranya yang kapasitasnya lebih besar. Agar genangan tidak semakin parah, saluran air kami buka agar air bisa masuk ke Kali Krukut," katanya. (ase)