Peringatan Sumpah Pemuda di Istana, Lalu Lintas Macet

Ilustrasi Kemacetan lalu lintas
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

VIVA.co.id – Kawasan Monas dan sekitarnya macet parah, imbas acara gelaran seni dan budaya bertajuk Nusantara Berdendang yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat malam 28 Oktober 2016.

Dari pantauan VIVA.co.id, acara yang digelar untuk memeringati 88 Tahun Sumpah Pemuda 2016 itu menimbulkan kemacetan mulai dari pintu Timur Monas, dekat dengan Stasiun Gambir.

Sepanjang jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Perwira ke arah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, Jalan Banteng Barat ke arah jalan Veteran, juga tak berbeda.

Hal ini makin diperparah dengan ditutupnya Jalan Medan Merdeka Utara yang menuju arah Istana.

Kemacetan paling parah terlihat dari jalan Veteran menuju arah jalan Gajah Mada. Parkir mobil tamu di belakang gedung Kementerian Sekretariat Negara, yang memakan separuh badan jalan, turut menjadi penyebabnya.

Diketahui, acara yang dihelat mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB itu melibatkan ratusan pengisi acara. Dikemas secara kreatif, salah satu tujuan pertunjukan adalah untuk mencerminkan keragaman budaya, wilayah, dan tradisi yang terangkum dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Perhelatan Nusantara Berdendang terdiri atas dua bagian utama, yaitu Tapak Tilas Sumpah Pemuda dan Pentas Kebudayaan.

Acara Napak Tilas, akan diisi dengan Konser Indonesia Raya, yang dilakukan oleh 88 orang anggota orkestra dan paduan suara.

Pada kesempatan itu juga, akan dibacakan naskah Sumpah Pemuda oleh peraih medali emas cabang bulu tangkis Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.