Sandiaga Yakin Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, optimistis mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota. Salah satu caranya melalui program One Kecamatan One Centre of Entepreneurship, alias OK OCE.

"Kita optimistis (tingkatkan pertumbuhan ekonomi), kita punya program OK OCE, itu memastikan akan terciptanya lapangan kerja dengan kegiatan ekonomi khususnya UKM (usaha kecil menengah)," kata Sandiaga dalam acara di Hotel Pullman Jakarta Pusat, Selasa 5 Desember 2017.

Dia juga ingin adanya keterjangkauan harga di Jakarta melalui program bauran kebijakan. Hal ini dilakukan untu memastikan biaya transportasi, perumahan, belanja sehari-hari dari kelas menengah ini tidak terlalu fluktuatif.

Sandi menuturkan, saat ini lapangan pekerjaan masih menjadi masalah di DKI. Karena itu, soal lapangan pekerjaan akan menjadi perhatian Pemprov untuk tahun 2018.

"Setahun terakhir saya dan Pak Anies, kami keliling wilayah Jakarta, kami menemukan perekonomian di DKI dari makro bagus, alhamdulilah angkanya cukup menggembirakan di atas 6 persen," ujar Sandi.

Meski angka perekonomian cukup bagus, Sandi menuturkan, lapangan kerja masih menjadi perhatian penting. Menurutnya, Jakarta membutuhkan lapangan pekerjaan yang baru dan berkualitas.

"Tetapi yang jadi perhatian kami khususnya untuk lapangan pekerjaan, penciptaan lapangan kerja yang baru dan lapangan kerja berkualitas, itu yang menjadi pandangan utama bagi kami,"ujar Sandi.

Selain itu, kata Sandi, pihaknya juga memastikan seluruh harga kebutuhan masyarakat dapat terjangkau. Baik pangan hingga biaya kebutuhan seperti transportasi dan perumahan.

"Kedua, memastikan harga harga terjangakau, bukan hanya pangan saja tetapi belanja keseharian dari teman-teman, biaya transportasi, perumahan dan termasuk pangan tentunya," ujar Sandi.

Rumah DP 0 Persen

Rumah dengan DP 0 persen juga menjadi salah satu perhatian untuk membangun perekonomian. Ia mengatakan saat ini program DP 0 persen masih dalam proses untuk mewujudkan.

"Siapa yang bisa berpartisipasi, bank mana saja yang bisa berpartisipasi, ini lagi kita godok tentunya sesuai dengan ketentuan kita pastikan bahwa ini sejalan. Banyak warga yang ingin memiliki rumah tapi terkendala DP-nya. Kita hadirkan kebijakan, pastikan mereka mendapatkan perumahan," tuturnya.

Sandi melanjutkan KJP plus hingga pemerintah yang bersih dan transparan juga menjadi perhatian. Serta beberapa program lain yang akan dijalankan.

"Beberapa program-program kita seperti pendidikan, kesehatan, perempuan dan perlindungan anak itu menjadi program-program yang utama," lanjut dia. (ren)