Sentra Jadi Predator Anak demi 'Balas Dendam' Gara-gara Trauma

Tersangka pencabul anak saat ditahan di Markas Polres Kota Palembang.
Sumber :
  • VIVA/Sadam Maulana

VIVA – Seorang pria bernama Sentra ditangkap polisi gara-gara mencabuli dua bocah kakak-adik sekaligus. Si tersangka yang berusia 43 tahun itu membuat pengakuan mengejutkan tentang motivasinya mencabuli anak-anak itu: balas dendam.

Sentra, warga sebuah kampung di Palembang, Sumatera Selatan, berbuat asusila kepada dua bocah anak tetangganya, masing-masing berusia 7 tahun dan 6 tahun. Semua korban dicabulinya di rumahnya pada November dan Desember 2018.

Modus operandinya dengan cara memanggil calon korban ke rumahnya lantas menawarkan meminjami ponselnya agar korban bermain game di ponsel itu. Saat sang korban asyik dengan permainan digital itulah Sentra mulai beraksi mencabuli korban.

Sentra sebetulnya pria beristri, bahkan memiliki dua anak. Dia berterus terang berhasrat kepada anak-anak gara-gara trauma setelah menjadi korban aksi serupa ketika kanak dahulu di kampung halamannya di Kabupaten Banyuasin. Waktu itu dia masih berumur tujuh tahun.

"Saya ... sewaktu kecil pernah menjadi korban sodomi. Saya jadi trauma, dan tidak tahu mengapa jadi ingin melampiaskannya kepada orang lain," katanya saat polisi memperlihatkan Sentra kepada wartawan di Markas Polres Kota Palembang, kemarin.

Polisi masih memeriksa Sentra untuk menyelidiki kemungkinan korban lain. Sebab dia adalah residivis alias pernah dipenjara dalam kasus serupa, seperti dikatakan Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang AKP Ginanjar Aria.