Pemilik Indekos: Penyayat Tujuh Siswa SD di NTT Tak Bekerja

Irwansyah (32), pelaku penyerangan siswa SD di Nusa Tenggara Timur saat baru diamankan Polsek Sabu Barat, Selasa (13/12/2016)
Sumber :
  • VIVA.co.id/facebook

VIVA.co.id – Irwansyah (32) pelaku penyerangan terhadap tujuh siswa SDN I Seba ternyata baru satu bulan tinggal di Kabupaten Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur. Tak cuma itu, ia pun belum memiliki pekerjaan seperti informasi yang beredar selama ini.

Kesaksian ini disampaikan Jafar Musa, pemilik rumah indekos yang pernah ditempati Irwansyah. Menurut Jafar, Irwansyah mulai tinggal di kos miliknya sejak Kamis malam, 17 November 2016. Lelaki asal Depok Jawa Barat itu diantar oleh seorang wanita bernama Kartince.
 
Kartince juga merupakan pemilik kos-kosan. Mulanya Irwansyah ke tempat Kartince namun di sana kamar kos telah terisi semua.
 
“Malam itu dia masuk sekitar jam tujuh malam dan langsung bayar sewa kamar untuk satu bulan sebesar Rp500 ribu," ujar Jafar dihubungi VIVA.co.id, Kamis, 15 Desember 2016.
 
Menurut pengamatan Jafar, sejak tinggal di kos, tepatnya di kamar nomor lima di RT 02 RW 03 Kelurahan Meba itu, Irwansyah lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar kos.
 
"Sejak masuk, dia tinggal di kamar saja dengan pintu tertutup. Melihat dia, pas dia lagi masak di dapur atau kalau dia pigi (pergi) makan baso di depan jalan, habis itu masuk kamar lagi dan tutup pintu," kata Jafar.

Jafar yang juga merupakan salah satu tokoh muslim di Sabu Barat pun mengaku pernah menanyakan maksud Irwansyah merantau ke Sabu Raijua. "Dia bilang ingin cari kerja. Dia ingin mengajar katanya karena dia sarjana,” kata Jafar.

Menurut Jafar, apa yang dikatakan Irwansyah, ternyata benar karena pernah sehari Irwansyah melamar di SMA Negeri I Seba namun di sekolah tersebut tidak ada lowongan.

"Itu tanggal 20 November. Dia melamar di SMAN I. Ponakan saya yang mengajar di sana yang kasih tau begitu, lamaran Irwansyah ditolak," katanya.

Karena itu, Jafar pun  membantah berita  yang menyebutkan bahwa Irwansyah merupakan pedagang keliling. "Tidak ada kerja dia. Dia bilang datang ke Sabu mau cari kerja. Yang bilang dia dagang piring itu tidak benar," katanya.

Irwansyah merupakan pelaku penyerangan di SDN I Seba pada 13 Desember lalu. Di sekolah tersebut pria asal Depok Jawa Barat itu melukai tujuh murid kelas V. Setelah ditangkap dan diamankan di sel Polsek Sabu Barat, Irwansyah akhirnya diamuk massa hingga tewas.

Jo Mariono – Nusa Tenggara Timur