Supermarket IndoGrosir 'Menyerah', Tak Lagi Jual Ular Piton

Daging ular piton yang dijual supermarket Indogrosir Manado.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agustinus Hari

VIVA.co.id – Supermarket Indogrosir Manado akhirnya tak lagi menjual ular piton setelah mendapat teguran resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara. Padahal, sebelumnya, penjualan masih dilakukan meski sudah mendapat penolakan dari berbagai pihak.

"Kita telah menerima surat resmi dari BKSDA Sulut. Dan hanya menghabiskan stok saja. Mulai Jumat 7 Juli 2017 kemarin kami sudah tak menjual ular piton," kata Kepala Divisi Bahan Segar Supermarket IndoGrosir Manado, Christian R Bola, Sabtu 8 Juli 2017.

Meski begitu, penjualan ular piton di Manado belum selesai. Buktinya para penjual masih tetap bertahan menjual di pasar-pasar tradisional.

"Kalau di Pasar Bahu Manado biasanya akhir pekan. Ya seperti Sabtu begini ada penjual ular piton menjualnya di sini. Itu sudah lama," kata Welly Mataliwutan, warga Manado.

Pekan ini, kata dia, penjualan diprediksi akan meningkat karena pada Minggu besok, 9 Juli 2017, akan digelar pengucapan syukur di Minahasa. "Iya momentum pengucapan banyak ular piton yang akan laku keras. Itukan tradisi setiap pengucapan makan daging ular piton dan daging lainnya," katanya.

Sementara itu Azhkari, Kepala Seksi 1 BKSDA Sulut, membenarkan supermarket IndoGrosir Manado sudah tak menjual ular piton. "Tim kami sudah turun memantau dan memang sudah tak menjual," ujarnya dihubungi terpisah.

Ia menambahkan, soal ular piton dijual di pasar tradisional, pihaknya masih kesulitan untuk melakukan penertiban. "Kami secara bertahap melakukan sosialisasi dan penertiban di pasar-pasar tradisional. Hanya saja kami ingin ada intervensi pemerintah daerah juga terkait hal ini. Karena namanya pasar berada di bawah pemerintah daerah," kata Azhkari. (ren)