Transjakarta Rancang Dua Rute Terintegrasi Kereta Bandara

Ilustrasi Bus Maxi TransJakarta
Sumber :
  • Fajar GM - VIVA.co.id

VIVA – PT Transjakarta merancang dua rute yang terhubung dengan stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Keduanya, yakni Stasiun Sudirman Baru (BNI City) - Hotel Indonesia – Sarinah - Bank Indonesia- Gambir – Istana Negara - Monas. Lalu, Stasiun Sudirman Baru (BNI City) – Hotel Indonesia- Tosari – Dukuh Atas – Karet – Semanggi – Kuningan – Rasuna Said- Menteng.

"Transjakarta akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk pengoperasian kedua rute tersebut," kata Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwono dalam keterangan tertulisnya, Rabu 27 Desember 2017.

Menurutnya, Transjakarta akan mengoperasikan bus Metrotrans untuk melayani pengguna Kereta Bandara Soekarno Hatta. Bus itu memiliki fasilitas pendingin udara (AC), kursi prioritas, dan handgrip untuk pegangan penumpang berdiri.

Serta dua pintu penumpang berlantai rendah di sisi kiri bus, satu ruang kursi roda, ram kursi roda di area pintu untuk memudahkan keluar masuknya penumpang disabilitas.

Ada dua unit TV Wide screen 29 inch di bagian tengah area penumpang, tersedia tombol stop di setiap railing vertical di dalam interior bus, tersedia 12 kamera CCTV untuk memantau setiap area di dalam dan di luar bus.

Bus Metrotrans memiliki kapasitas penumpang duduk sebanyak 41, sedangkan berdiri sekitar 27 orang. Ketinggian lantai bus dapat disesuaikan naik dan turun untuk kenyamanan keluar masuk penumpang.

"Konsep ini mengikuti kota-kota modern yang menggunakan bus berlantai rendah (Low Entry) untuk memudahkan penumpang yang diantar," ujarnya.

Dia berharap, layanan bus Transjakarta tersebut dapat memudahkan masyarakat yang ingin mengakses kereta bandara Soekarno Hatta.

Kereta Bandara Soekarno-Hatta akhirnya resmi dibuka untuk umum. Berbagai fasilitas melengkapi jalur baru yang dibangun dengan biaya Rp2,5 triliun ini. Penasaran? Lihat dalam liputan ini.