Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 20 Januari 2020 | 20:10 WIB

Sebut Harun Masiku Korban, Demokrat: PDIP Memang Unik

Team VIVA »
Rochimawati
Ahmad Farhan Faris
Foto :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Aktivis 98, Adian Napitupulu

VIVA – Partai Demokrat menyindir sikap PDI Perjuangan yang menyebut Harun Masiku sebagai korban dalam kasus dugaan suap terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Wahyu ditangkap KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.

Padahal, Wahyu diduga menerima suap terkait pergantian antar waktu (PAW) calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan periode 2019-2024, yakni Harun Masiku untuk menggantikan Nazarudin Kiemas karena meninggal dunia.

Baca Juga

Harun merupakan calon anggota legislatif PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Sumatra Selatan I pada pemilu 2019, meliputi Kota Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Kota Lubuklinggau.

“Baru kali ini dengan seorang penyuap dikategorikan sebagai korban,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar seperti dikutip dari Twitter Senin, 20 Januari 2020.

Menurut dia, PDI Perjuangan memang unik untuk menghadapi operasi tangkap tangan kasus dugaan suap yang menyeret Wahyu dan Harun Masiku. Diduga, nama Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto disebut-sebut dalam kasus ini.

Dulu, kata dia, partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri padahal paling lancang mengkritisi kebijakan pemerintahan era Presiden Susilo Bambang Yudhono (SBY).

Topik Terkait
Saksikan Juga
Megawati: Jangan Paksa Anak Maju Pilkada Kalau Belum Mampu
TVONE NEWS - 5 bulan lalu
Terpopuler