Eks Pelatih Lechia: Kehadiran Egy Maulana Cukup Menyedihkan

Egy Maulana Vikri memamerkan jersey Lechia Gdansk yang bakal dia pakai.
Sumber :
  • twitter.com/LechiaGdanskSA

VIVA - Keputusan Lechia Gdansk mendatangkan Egy Maulana Virki menuai kritikan keras dari tokoh sepakbola Polandia. Boguslaw Kaczmarek yang merupakan eks pelatih Lechia menilai kehadiran Egy cukup menyedihkan.

Egy telah resmi diperkenalkan pada publik Lechia pada Minggu 11 Maret 2018 di Stadion Energa Gdansk. Klub yang bermain di kasta tertinggi sepakbola Polandia itu langsung menjadi perhatian, khususnya suporter Indonesia.

Bahkan, klub yang tengah berjuang ke papan klasemen Liga Ekstraklasa itu langsung kebanjiran follower di akun media sosial miliknya. Sayangnya, Kaczmarek menilai transfer Egy Maulana cukup menyakiti hati pesepakbola muda Polandia.

“Di sini tidak pernah kehabisan pemain muda berbakat. Sungguh menyedihkan Lechia Gdansk mendatangkan pemain dari dunia ketiga sepakbola dibandingkan mempromosikan talenta muda setempat,” kata Kaczmarek dilansir dziennik.pl


Kaczmarek yang pernah menukangi Lechia pada periode 2012–2013 itu menilai Egy Maulana hanya sebagai "jualan" dari Lechia. Pemain berusia 17 tahun tersebut bukan tak mungkin akan kesulitan bersinar di tim senior.

“Untuk saat ini, dia (Egy) hanya kedok dari pemasaran. Banyak orang yang bilang dia talenta luar biasa, belum tentu. Dalam sepakbola, banyak pemain muda bertalenta luar biasa seperti Maradona dan Pele, tapi ketika bertarung di level senior menemui kegagalan,” ujarnya.

“Dari yang saya baca di media tentang Egy belakangan ini, dia pernah menarik perhatian Benfica dan Ajax Amsterdam, tapi kenyataannya berlabuh di Gdansk. Itu saja sudah menjadi sesuatu yang patut direnungkan. Lebih baik kita tunggu saja nanti seperti apa.” imbuh pelatih berusia 68 tahun ini. (one)