Curhat Zaha Gagal Gabung ke Arsenal, Kesal Malah Pilih Pepe

Winger Crystal Palace, Wilfried Zaha
Sumber :
  • Twitter/@wilfriedzaha

VIVA – Bintang Crystal Palace, Wilfried Zaha, mencurahkan isi hatinya terkait kegagalan bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2019 silam. Dia juga kesal akhirnya The Gunners memilih Nicolas Pepe.

Kala itu, Zaha sudah mengungkapkan niatnya meninggalkan Selhurst Park. Dia ingin hijrah ke klub yang lebih besar demi berkompetisi di level Eropa.

Arsenal jadi salah satu klub yang berminat pada eks penggawa Manchester United tersebut. Bahkan, Arsenal dilaporkan sudah sangat dekat dengan Zaha dan berani melempar tawaran sebesar 40 juta poundsterling.

Sialnya, Palace enggan melepas Zaha dengan harga murah. The Eagles mematok pemain 28 tahun dengan mahar 80 juta poundsterling.

Arsenal pun mulai goyah dengan harga tersebut. Akhirnya, Zaha gagal merumput di Emirates Stadium.

Padahal, dia sudah berbincang dengan manajer The Gunners kala itu, Unai Emery. Bahkan, Emery sudah mengatakan sangat menyukainya dan menginginkannya di skuad Arsenal.

Photo :
  • metro.co.uk

Sayangnya, harapan tersebut pupus karena Arsenal enggan menebus harga yang dipatok Palace.

"Sebenarnya, saya sudah berbicara dengan manajer. Dia mengatakan 'kita tak perlu melalui banyak hal'. Dia melihat saya bermain, dia tahu saya bisa mengubah permainan kapan saja dan 'ya, kami ingin memilikimu'. Saya juga berkata, 'saya ingin ke sana'," kata pemain berpaspor Pantai Gading dikutip Mirror.

"Perbincangan itu agak cepat karena saya bermain melawannya ketika dia menangani Arsenal. Dia melihat yang bisa saya lakukan, di melihat kinerja saya, dan apa yang bisa saya tambahkan ke tim. Jelas, terserah klub yang memilih, dan mereka memilih Pepe ketimbang saya," jelasnya.

Ya, keputusan Arsenal memilih Pepe sempat membuat Zaha kesal. Pasalnya, pemain berpaspor Prancis itu ditebus dengan mahar 72 juta poundsterling.

Dan meski sudah ditebus dengan harga mahal, kontribusi Pepe dinilai tak sesuai. Dia baru menciptakan 13 gol dalam 62 laga bersama Tim Meriam London.

"Saya hanya berpikir jika ada pemain yang bermain di Premier League yang Anda lihat minggu demi minggu, dan Anda tahu apa yang dia lakukan... Saya merasa itu aneh," ujar Zaha.

"Di liga lain, saya merasa mereka sangat berbeda. Di Premier League, tak ada pertandingan yang mudah. Setiap tim akan memberimu pertunjukan yang sesuai dengan uang yang Anda bayarkan. Tak ada laga di mana Anda bisa berpikir, 'ya, kita akan menang 5-0'," jelasnya.