Kerugian yang Dialami LaLiga Akibat Virus Corona

Duel Real Madrid vs Barcelona di LaLiga
Sumber :
  • https://twitter.com/FCBarcelona

VIVA – Wabah virus corona membuat sejumlah kompetisi sepakbola di Eropa harus dihentikan sementara, termasuk LaLiga. Akibatnya, kompetisi kasta tertinggi di Spanyol itu mengalami kerugian yang besar secara finansial. 

Presiden LaLiga, Javier Tebas, menjelaskan, pandemi corona membuat klub LaLiga rugi besar secara finansial. Apalagi, dikatakan Tebas, jika kompetisi musim ini tidak selesai, sejumlah pasti akan teriak karena kondisi keuangan mereka yang defisit. 

Baca Juga: Daripada Jual Mane, Mending Salah

"Jika melihat industri ini secara keseluruhan, termasuk seluruh 30 liga di Eropa, angka 7,5 miliar euro berisiko karena krisis ini. Itu adalah biayanya jika tidak mampu menyelesaikan sebuah kompetisi," kata Tebas, seperti dikutip Expansion, Sabtu 21 Maret 2020.

Lebih lanjut, Tebas mengakui, bahwa LaLiga tak bisa memecahkan masalah ini secara sendiri. Menurutnya, dibutuhkan solusi secara global agar krisis akibat corona bisa segera teratasi. 

"Ini akan menempatkan industri sepakbola berada dalam risiko di beberapa aspek. Itu sebabnya, kami membutuhkan solusi global karena ini masalah yang mempengaruhi kami semua dan semua kompetisi harus dikoordinasikan," ucapnya. 

Terkait LaLiga yang akan kembali digelar jika virus corona bisa mereda, Tebas tak mau terburu-buru untuk menggulirkannya.

Menurutnya, ada banyak hal yang harus dipikirkan jika nanti kompetisi kembali bergulir. Salah satunya adalah jaminan kesehatan untuk para suporter yang datang ke stadion dan para pemain di lapangan.

"Akan ada jaminan kesehatan penuh sebelum kita mulai bermain lagi. Hal itu tidak bergantung pada kami karena itu tergantung pada pemerintah masing-masing negara. Jika mereka mengatakan kami bisa bermain, kami akan bermain. Jika tidak, kami tidak akan melakukannya,” ujar Tebas. 

Baca Juga:

Klopp Idola Maradona

Wenger: Premier League Musim Ini Harus Lanjut