Telkom Suntik Platform eSports India Rp1,3 Triliun

Mobile Premier League (MPL).
Sumber :
  • Dok. MPL

VIVA – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom, melalui MDI Ventures, menyuntik dana segar ke platform eSports asal India, Mobile Premier League (MPL), sebesar US$90 juta atau Rp1,32 triliun.

Tak hanya MDI Ventures, SIG Global, dan investor awal MPL, yakni RTP Global bersama Pegasus Tech Ventures, juga turut menjadi bagian dari suntikan pendanaan Seri C tersebut.

Baca: Telkom Sebut Netflix Monopoli Bandwidth dan Diskriminatif

Investasi baru ini secara otomatis menaikkan valuasi MPL antara US$375 juta (Rp5,51 triliun) sampai US$450 juta (Rp6,61 triliun). Total pendanaan yang mereka dapat telah mencapai angka US$130,5 juta atau hampir Rp2 triliun.

Suntikan dana dari MDI Ventures ke MPL ini bukan yang pertama. Pada 2019, MDI Ventures sudah menjadi investor untuk startup penyedia platform game online yang sudah ada di Indonesia sejak April tahun lalu, yang sudah dimainkan lebih dari 5 juta orang dengan 26 game di platform tersebut.

Sai Srinivas, co-founder and CEO Mobile Premier League (MPL), mengaku jika putaran pendanaan terbaru ini akan mendongkrak kemampuan untuk menghadirkan teknologi berkualitas, semangat kompetitif, dan akses yang mudah dalam bermain game online.

Ia mengaku pendanaan ini akan digunakan untuk mempercepat dan meningkatkan posisi dominan MPL di pasar game online, memperluas penawaran dan pengembangan produk dengan fokus pada fungsi sosial seperti streaming langsung dan fitur konten audio dan video.

Dengan begitu MPL bermaksud melakukan kapitalisasi game online yang berkembang pesat dan menjadi platform game, eSports, dan konten terbesar di dunia. "Suntikan dana segar ini adalah bukti potensi MPL yang dapat memimpin dan mengubah industri ini," kata dia, seperti dikutip dari situs India Times, Jumat, 25 September 2020.

Baca juga: E-Commerce Blanja.com Tutup, Telkom Sudah Siapkan Pengganti

Pengguna game online telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir sebagai akibat dari dampak COVID-19 yang menyebabkan seluruh aktivitas dilakukan di rumah. "Industri eSports dan smartphone telah berhasil memanfaatkan hal ini untuk menciptakan cara alternatif agar masyarakat tetap interaktif setiap saat," papar Sai.

Sementara itu, Head of Investments MDI Ventures, Winston Adi, menilai Mobile Premier League (MPL) memiliki model bisnis yang sangat berbeda dibandingkan startup lain dan memiliki performa yang sangat baik.

"Mereka menghadirkan game kompetitif ke skala besar, dan hasilnya luar biasa. Kami juga bangga dapat memberikan dukungan berkelanjutan dengan mitra kami karena mereka memperkuat posisi, baik di pasar dalam negeri maupun di pasar dalam negeri kami, Indonesia," ungkapnya.

Di samping itu, Winston juga percaya bahwa industri gaming, terutama mobile game, tengah berkembang pesat dan telah berkontribusi pada pertumbuhan besar industri ini, khususnya di Asia.