Mau Bangun Rumah? Ini Tips Feng Shui

Ilustrasi renovasi rumah.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Berencana membangun rumah di tahun depan, atau ingin melakukan renovasi, coba ikuti tips Feng Shui dari Travel China Guide ini.

Bagi masyarakat Tionghoa, Feng Shui dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan bagi mereka yang tinggal di dalamnya. Sementara Feng Shui yang buruk juga akan menyebabkan efek buruk. 

Secara umum, Feng Shui rumah yang baik adalah ada perputaran udara, ada sinar matahari masuk dan di tanah yang rata. Hindari bangunan di depan gedung pemerintahan, terutama kantor polisi atau militer, atau di belakang kuil atau candi. Jika ingin tahu lebih rinci, berikut penjelasannya. 

Pintu depan

Jangan membuat pintu tepat di bawah tiang. Juga tidak baik untuk melihat dapur, kamar mandi atau kaca begitu membuka pintu depan. Akan lebih baik jika melihat dekorasi warna merah, tanaman hijau dan lukisan atau kaligrafi. Hindari bentuk busur di depan pintu yang menyerupai batu nisan

Pintu masuk

Bentuk pintu seharusnya berukuran medium, cerah, bersih dan rapi. Langit-langit harus tinggi dan tidak menggunakan cermin, kaca, atau warna gelap untuk langit-langit. Cahaya dalam bentuk kotak atau bulat, tapi tidak segitiga.

Dinding harusnya rata, tidak terlalu gelap juga tidak terlalu cerah. Cerah di bagian atas atau gelap di bagian bawah masih oke. Lantai lebih baik rata tidak licin, warna gelap, atau terang di bagian tengah dan gelap di bagian tepi. Jangan mendekorasi dengan benda-benda tajam. 

Ruang tamu

Hindari sudut tajam, tiang, dan pilar di dalam ruang tamu. Sudut yang tajam bisa diisi dengan kabinet, tanaman tinggi atau akuarium mangkuk. Setiap tiang jika ada sebaiknya ditutupi. Pilar di sisi bisa ditutup dengan rak buku atau kabinet, pilar tunggal bisa di dekorasi dengan lukisan atau lampu. 

Jangan menggunakan satu atau setengah set sofa, atau yang melingkar ditambah persegi. Letakkan membelakangi dinding yang tidak menghadap ke depan pintu. Hindari meja berbentuk berlian, dan harus lebih rendah dari lutut orang yang duduk.

Sofa dan kabinet harus disamakan tinggi rendahnya, entah semuanya tinggi atau semuanya rendah. Gantung lukisan pemandangan atau benda berbentuk elips. Hal baik untuk meletakkan karpet di depan sofa. 

Jika ada tangga, bahan kayu lebih baik dibanding batu atau logam, dan harus diletakkan dekat dinding bukan di tengah ruang. Ruang di bawah tangga tidak cocok untuk tempat makan, dapur atau kamar tidur. Lebih baik manfaatkan untuk meletakkan kabinet atau tanaman. 

Kamar tidur

Harus terang, sirkulasi udara baik, dan bebas suara berisik. Pintu harus tidak menghadap kamar mandi atau pintu dapur. Akan lebih baik jika mencat dinding dengan warna-warna lembut, jangan menghiasi dengan kaca, logam atau marmer, hindari pisau, pedang, benda yang memantulkan cahaya.

Idealnya kasur sedikit lebih tinggi dari lutut dan terletak di arah utara atau selatan, dan posisi kepala kasur di bagian timur atau tenggara. Hindari tiang, AC, lampu di atas kepala kasur. 

Dapur

Dapur tidak seharusnya menghadap selatan, di mana makanan cepat buruk. Jangan membagi pintu dengan tempat cuci, lantai tidak seharusnya lebih tinggi dari ruang lain dalam rumah.

Kompor tidak boleh menghadap pintu kamar mandi, balkon, kulkas, tempat cuci, tempat lalu lalang. Hindari jendela antara dapur dan ventilator dapur. Jika ada ruang kosong, letakkan tanaman.

Ruang makan

Harus bersih dan elegan, sederhana dengan dinding berwarna cerah, foto dari makanan atau bunga. Hindari bentuk meja makan seperti berlian atau segitiga, lebih baik meja berbentuk bulat atau persegi. Juga jangan gunakan meja marmer atau kaca. Letakkan meja tidak menghadap depan pintu, toilet atau tempat lalu lalang. 

Kamar mandi

Gunakan ubin marmer atau granit, hiasi dengan warna hitam, putih, biru. Hindari tirai mandi yang bisa menyebabkan elektrik statis. (ase)