Suami Tak Boleh Cuti, Pengantin Ini Sendiri di Resepsi Nikah

Badriyah Amirullah
Sumber :
  • New Straits Times

VIVA – Seorang wanita dari Johor, Malaysia terpaksa harus melakukan upacara bersanding atau resepsi pernikahan sendiri, tanpa ditemani suaminya. Itu karena sang suami tidak mendapatkan cuti.

Wanita berusia 26 tahun bernama Badriyah Amirullah mengaku bahwa dia dan suaminya, Mohamad Izwan Syaiful Mohamad Shah sudah saling kenal selama setahun sebelum memutuskan mengikat janji pernikahan pada 18 November tahun lalu. Pernikahan diadakan di rumah keluarga pengantin wanita di Kampung Melayu Majidee, Johor.

Sementara resepsi keluarga pengantin pria dijadwalkan digelar empat bulan kemudian atau Maret 2018 untuk keluarga mempelai pria, yang berada di Terengganu, Kedah dan Perak.

Dikutip dari New Straits Times, Badriyah mengenakan busana pengantin di resepsi pernikahannya yang tak ditemani suaminya di Teluk Intan, pada Minggu, 18 Maret 2018. Sebelumnya, dia mengaku bahagia karena suaminya yang sedang menjalani pelatihan dengan Terengganu Fire and Rescue Department untuk menjadi petugas pemadam kebakaran mendapat izin untuk menggelar resepsi pernikahan.  

“Dia diberi tiga hari cuti dan seharusnya kembali bertugas pada hari Senin, 19 Maret 2018. Jadi kami pikir tidak ada lagi masalah. Kami sangat gembira untuk menggelar upacara bersanding untuk kedua kalinya. Tapi ternyata, kita hanya bisa berencana, Tuhan yang menentukan," tutur Badriyah.

Ternyata suaminya tidak mendapat izin cuti. Badriyah yang seorang asisten keselamatan di pabrik Johor Bahru, mengatakan bahwa suaminya baru menyelesaikan pelatihan pada bulan Juli sebelum ditugaskan menjadi petugas pemadam kebakaran. Ketika dia mengetahui bahwa suaminya tidak akan bisa menghadiri upacara bersanding, dia hampir menangis di depan mertuanya.

“Saya berterima kasih kepada mertua saya yang menghibur dan menenangkan saya. Mereka mendukung saya untuk tetap kuat dan tenang karena persiapan pernikahan sudah dilakukan," katanya.

Badriyah mengatakan tidak bisa melewati tanpa dukungan mertuanya. Bahkan, dia sempat tidak ingin mengenakan busana pengantin karena akan merasa aneh. Namun suaminya meminta mengenakannya dan mengingatkan bahwa banyak anggota keluarga yang akan hadir.

Paa saat itu, para tamu pernikahan di Mini Arena Square, Chenderong Balai terlihat bingung karena tidak ada pengantin pria. Untungnya, pembawa acara segera menjelaskan alasannya.
 
“Saya menguatkan diri berada di depan para tamu. Hanya Tuhan yang tahu apa yang saya rasakan pada saat itu. Tentu saja saya malu. Tapi saya tahu bahwa sebagai menantu dari anak pertama, saya harus berani dan menyelesaikan upacara itu,” katanya.

Badriyah dan keluarganya tidak menyalahkan pihak yang tak memberi izin suaminya untuk cuti. Dia melihatnya secara positif dan menjadikan sebagai tantangan sebagai istri seorang petugas pemadam kebakaran.

"Badai pasti berlalu. Saya dan keluarga saya bersyukur bahwa dia diberkati dengan kesempatan untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Saya melihat ini semua sebagai persiapan untuk masa depan," ucapnya.