Cara Mudah Cegah 'Penyakit Umur' Sejak 40 Tahun

Ilustrasi pria.
Sumber :
  • www.pixabay.com/PDPics

VIVA – Memasuki usia 40 tahun, kita harus bersiap-siap menghadapi masalah kesehatan. Menurut para ahli, ulang tahun ke 40 menjadi waktu yang tepat untuk mulai memenuhi kebutuhan kesehatan. Tak hanya menerapkan pola makan sehat yang mengacu pada konsep gizi seimbang, tapi juga secara sadar periksa kesehatan ke dokter.

Karena, "Penyakit muncul tidak selalu didahului dengan adanya gejala," demikian kata Dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, Ph.D., dalam acara Ayo Hidup Sehat di tvOne, Selasa, 27 Februari 2018.

Pada usia 40 tahun, terjadi proses degeneratif pada tubuh, yaitu kondisi kemunduran fungsi sel tubuh dari keadaan normal menjadi lebih buruk. Proses tersebut terjadi secara alami akibat pertambahan usia, yang dikenal dengan istilah awam ‘penyakit umur’.

Penyakit yang masuk kategori diakibatkan oleh proses degeneratif, di antaranya diabetes, hipertensi. Apabila tak ingin mengalami sederetan penyakit tersebut, alangkah baiknya jika Anda rutin memeriksakan kesehatan ke dokter, mengonsumsi makanan sehat, dan aktif bergerak.

"Cek kesehatan itu adalah untuk menghadapi kondisi kesehatan di masa depan. Jadi kita perlu menerapkan pola pikir begini: ketika di usia 40, persiapkan apa yang akan terjadi di usia 50, ketika usia 30, persiapkan apa yang akan terjadi di usia 40. Bahkan semestinya periksa kesehatan itu bukan dimulai sejak usia 40 tahun, tapi 20 atau 30 tahun sudah mulai," kata Dante.

Kadar gula darah juga harus benar-benar dijaga karena berhubungan erat dengan kolesterol dan tekanan darah. "Jika suka makan jeroan, harus waspada karena bisa meningkatkan kadar kolesterol," imbuh Dante.

Bagi Anda yang gemar mengonsumsi suplemen, ternyata itu tidak begitu disarankan oleh Dante. Pola makan sehat dan bergizi seimbang, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Justru Dante mengkhawatirkan efek samping dari konsumsi suplemen itu sendiri.

"Jika kita sudah makan yang baik, memenuhi aspek gizi seimbang, kalori yang cukup, kita sudah tidak butuh (suplemen)," kata Dante. (one)