Gunakan Bahan Ini untuk Mengetes Kandungan Boraks dalam Makanan

Makanan mengandung boraks di swalayan
Sumber :
  • VIVA.co.id / Irwandi Arsyad

VIVA – Boraks menjadi salah satu bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Boraks diketahui merupakan bahan pengawet untuk bahan detergen hingga keramik.

Namun, sayangnya, sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab mencampurkan boraks ke dalam bahan makanannya dengan tujuan agar lebih untung. Padahal mengonsumsi makanan dengan kandungan boraks bisa menyebabkan kerusakan ginjal atau kerusakan organ lain.

Ahli Madya Kesehatan Lingkungan, Panji Bernadi Pardaes, A.Md.KL, menjelaskan, boraks mengubah tekstur dan struktur makanan, apabila ditambahkan ke makanan akan mengubah ciri fisik. Misalnya jika boraks dicampurkan ke dalam adonan bakso akan berubah teksturnya menjadi kenyal warna lebih cerah.

Jika boraks ditambahkan ke dalam adonan tahu membuat tekstur tahu menjadi kenyal dan tidak mudah hancur. Selain itu, jika boraks ditambahkan ke adonan kerupuk akan membuat kerupuk mudah mengembang dan membuat teksturnya menjadi renyah.

Lalu, bagaimana mencari tahu apakah bahan makanan yang dibeli di pasaran mengandung boraks atau tidak?

Dijelaskan, Panji akan sulit mendeteksi dengan panca indra jika boraks dimasukkan ke dalam bahan makanan. Maka dari itu perlu pengujian sampel untuk mengetahuinnya.

"Untuk ciri fisik sulit dibedakan. Perlu tes lanjut  menggunakan reagen ini bisa dibeli dengan mudah di toko kimia," kata dia dalam acara Hidup Sehat tvOne, Jumat, 2 April 2021.

Untuk mengetesnya, hancurkan tahu lalu campur dengan air panas. Hal ini dimaksudkan agar kristal boraks larut.

"Ambil 1-2 mililiter tahu. Masukkan ke tabung reaksi kemudian tambah reagen 4-5 tetes. Ambil kertas kuning  tunggu kurang lebih sampai kering. Jika berubah warna menjadi merah artinya ada boraksnya," kata dia.

Namun, masyarakat juga bisa menggunakan bahan alami yang ada di dapur untuk mengetes ada atau tidaknya kandungan boraks pada makanan yang dibeli. Caranya menggunakan kunyit segar yang ditumbuk halus.

"Kunyit segar dihaluskan lalu tambah air hangat. Setelah itu siapkan tisu. Ambil tahu lalu teteskan kunyit di atas tisu selama lima menit. Jika berubah warna menjadi merah berarti ada kandungan boraksnya," ujar Panji.