Kulit Jadi Sensitif di Musim Hujan, Apa Penyebabnya?

Kulit wajah
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Cuaca yang tengah berubah-ubah dalam waktu cepat, kadang panas terik lalu berubah mendung dan hujan, membuat kulit wajah harus beradaptasi dengan ekstra. Terlebih, iklim Indonesia yang tropis ini juga cenderung memicu kulit menjadi lebih sensitif.

Dijelaskan oleh dokter spesialis kulit, Dr. dr. Windy Keumala, SpKK(K) dalam kegiatan webinar Skin Microbiome for Sensitive Skin penting untuk menjaga kulit tetap sehat. Sebab, kulit merupakan rumah bagi berbagai macam mikrobiota seperti bakteri, virus, jamur dan parasit yang berperan sebagai pertahanan pertama kulit.

"Mikrobiota itu berperan untuk melawan berbagai faktor eksternal misalnya sinar UV, polusi, dan mikroorganisme patogen serta radikal bebas," tutur Windy dalam keterangan persnya.

Lebih dalam, Windy menyebut bahwa faktor eksternal seperti cuaca dan polusi serta ruangan dapat menganggu keseimbangan kulit apabila tak dijaga dengan baik. Ketika keseimbangan microbiome kulit terganggu, kulit menjadi lebih sensitif dan dapat menyebabkan iritasi pada kesehatan kulit.

Jerawat

Photo :
  • U-Report

"Seperti timbulnya jerawat, dermatitis atopik, dermatitis perioral, psoriasis, penuaan dini, dan lain sebagainya," ujarnya.

Dokter Windy menjelaskan bahwa dalam menjaga keseimbangan mikrobiome kulit, khususnya pada kulit sensitif, butuh perawatan ekstra dengan formulasi ringan dan mudah menyerap sehingga nyaman dipakai untuk sehari-hari. Laborè hadir untuk memberikan solusi inovatif untuk kulit sensitif dengan menggunakan Microbiome Technology melalui produk kemanjuran tinggi yang diuji oleh dermatologist dan dirancang untuk kulit sensitif di iklim tropis seperti Indonesia.

"Mempertahankan microbiome kulit yang seimbang menjadi kunci penting dalam merawat kulit, terutama untuk mereka yang memiliki kulit sensitif," kata dia.

Senior Brand Executive PT Paragon Technology and Innovation, Riva Malida Fadilah, menambahkan bahwa kulit sensitif butuh perawatan tepat dengan produk yang telah dikembangkan melalui high technology microbiome laboratorium. Rangkaian produk LABORÉ telah teruji aman digunakan oleh 900 wanita Indonesia yang memiliki kulit sensitif.