Sariawan Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut, Kok Bisa?

Sariawan
Sumber :
  • Times of India

JAKARTA – Sariawan atau stomatitis aphtosa adalah luka atau peradangan di bibir dan di dalam mulut. Sariawan sendiri umum dialami oleh balita, anak-anak hingga orang dewasa. 

Namun perlu diperhatikan perlukaan di sekitar rongga mulut dengan beberapa karakteristik tertentu yang ternyata bukan sariawan melainkan penyakit berbahaya. Lantas bagaimana penjelasannya tentang sariawan? Scroll lebih lanjut ya.

Spesialis penyakit mulut, drg. Hermita Agus, Sp.PM dalam program Hidup Sehat bersama dr. Ekles angkat bicara. Hermita mengungkap hingga saat ini penyebab sariawan masih belum diketahui. Namun ada beberapa faktor penyebab terjadinya sariawan.

"Sampai hari ini etiologi pasti tidak diketahui. Tapi erat kaitannya dengan stress, pengaruh hormonal, nutrisi, daya tahan tubuh dan lain sebagainya," kata dia, Jumat 15 Desember 2023.

Lebih lanjut, diungkap Hermita bahwa umumnya sariwan akan terjadi di dalam mulut tidak lebih dari satu minggu hingga satu bulan maksimal.

"Normalnya ada akan berada di mulut tidak lebih dari satu minggu sampai satu bulan maksimal. Rata-rata lima hari hilang dengan sendirinya di dalam rongga mulut," jelasnya.

ilustrasi sariawan

Photo :
  • Freewallpaper

Namun jika Anda mengalami sariawan lebih dari satu bulan lamanya perlu waspada. Sebab bisa jadi tanda dari lesi kanker mulut.

"Lebih dari satu bulan itu bisa jadi timbul permasalahan ada apa? Karena banyak faktor sebabkan sariawan tidak sembuh sendirinya. Mungkin sikat gigi kepentok  (sebabkan) luka traumatik, lesi-lesi pre cancer. Bisa trauama terus menerus pemakaian gigi turuan, faktor iritasi lama-lama sebabkan lesi cancer," jelas dia.

Di sisi lain, Hermita mengungkap ada beberapa perbedaan antara sariawan yang memang sariawan dengan sariawan tanda kanker mulut.

Dijelaskannya jika sariawan rasa sakit terasa amat sangat, dapat menganggu ketika makan dan berbicara. Kemudian jika dilihat dari bentuknya kalau sariawan ukuran tidak lebih dari 0.5 sampai 1-2 cm. Jika dilihat dari bentuknya sariawan memiliki bentuk bulat, oval pinggir yang mulus, dikelilingi merah, putih kekuningan atau abu-abu. 

"Lokasinya berpindah-pindah bisa di lidah, mukosa labial, gusi. 
lokasi tidak berpindah kita curiga, kalau keganasan tidak diiringi rasa nyeri dan sakit. Banyak kasus temui datang setelah lanjut. Ada lesi tanpa sakit waspada,"jelas dia.