Studi: Vitamin B3 Mampu Atasi Kebutaan

Ilustrasi mata.
Sumber :
  • pixabay/Twnynina

VIVA.co.id – Siapa sangka vitamin B3 yang banyak terdapat dalam sayuran seperti asparagus, jamur lalu kakacang-kacangan dan ikan salmon ternyata efektif mencegah glukoma dan kebutaan secara lebih lanjut.

Hal itu diperkuat dengan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Columbia Ophthalmologists yang menunjukkan bahwa vitamin B3 dapat mencegah perkembangan glukoma pada tikus (penelitian preklinis). Hal itu terjadi karena vitamin B3 mampu melindungi neuron mata.

Penelitian ini kemudian menginspirasi para peneliti untuk melakukan uji klinis (pada manusia).

"Ini adalah treatment yang cukup potensial untuk mengatasi dan mencegah glukoma," ujar Jeffrey Liebmann, MD, salah satu penulis penelitian ini bersama George Cioffi, MD, kepala ophthalmology.

Lebih lanjut dikatakan bahwa penanganan umum glukoma biasanya dilakukan dengan memperlambat pertumbuhan penyakit tersebut dengan mengurangi tekanan dari dalam mata dengan obat atau operasi, namun kita tidak dapat melakukan hal itu untuk semua pasien karena kondisi yang berbeda.

"Tujuan akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan penyembuhan yang dapat mencegah sejak dini penuaan neuron yang menyebabkan kurangnya daya penglihatan," Ujar Liebmann dalam studi yang baru-baru ini dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine (NEJM).

Glukoma menjadi salah satu penyebab kebutaan perlahan yang berdampak pada 70 juta orang dari seluruh dunia. Pentingnya neuron yang sehat bahkan dapat membuat orang hidup lebih lama.

"Orang-orang biasanya mengalami glukoma sepanjang 15 tahun hingga akhirnya buta," ujar Dr. Liebmann.

Sekarang, dengan meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan dengan vitamin B3 akan menunda lebih lama paparan penyakit, sehingga menurunkan risiko kebutaan.

Sejauh ini beberapa obat glukoma yang teruji secara klinis tidak sepenuhnya memiliki FDA yang mampu melindungi neuron mata.

Dilansir dari Knowridge, peneliti mengidentifikasi bagaimana terjadi penuaan neuron yang menyebabkan glukoma dan dan mendemonstrasikan bahwa Niasin (vitamin B3) dapat mengurangi penuaan neeuron.

Suplemen Niasin dapat mencegah glukoma hingga 70 persen pada tikus dan mengurangi perkembangan penyakit. Selain itu jika ditambahkan dengan beberapa jenis terapi khusus, akan meningkatkan efektivitasnya.

Lebih lanjut, saat ini Liebmann dan Cioffi saat ini memulai penelitian awal untuk uji klinis terhadap Niasin dan Glukoma.