Studi: Buah dan Sayur Cacat Ternyata Lebih Menyehatkan

Ilustrasi buah dan sayur berbentuk aneh.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Selama ini, jarang ada orang yang mau membeli buah atau sayur yang bentuknya lain dari biasanya karena dianggap aneh. Banyak pula orang yang tak mau memilih buah dan sayur yang terlihat jelek di bagian luar, misalnya yang memiliki goresan atau tonjolan di permukaannya.

Namun, ungkapan 'Don't judge a book by its cover' tampaknya juga berlaku dalam hal ini. Ya, sebuah studi yang belum lama ini dilakukan mengungkapkan bahwa buah dan sayur yang terlihat jelek di bagian luar ternyata jauh lebih sehat dibandingkan buah dan sayur dengan bentuk normal.

Dilansir dari Daily Meal, sang peneliti studi, Eliza Greenmann menemukan bahwa apel-apel 'cacat' yang tidak terlihat bagus mengandung dua hingga lima kadar gula yang lebih tinggi dan mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan buah apel yang berbentuk dan terlihat sempurna.

Sejumlah studi lainnya juga telah menunjukkan bahwa buah dan sayur organik, yang lebih banyak menghasilkan produk 'cacat' mengandung lebih sedikit residu pestisida dan antioksidan lebih banyak dibandingkan yang diproduksi di perkebunan.

Greenmann juga mengatakan, buah dan sayur dengan tonjolan dan noda-noda di permukaan kulitnya justru menunjukkan 'bekas luka pertempuran' dengan pestisida, cacing dan infeksi. Tampilan buah dan sayur yang jelek juga merupakan tanda bahwa mereka ada produk yang lebih kuat dan sehat.