Mencicipi Ragam Kelezatan Hidangan Rombongan Raja Salman

Menu hidangan rombongan Raja Salman di Al Zein Restaurant and Cafe.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Putri Firdaus

VIVA.co.id – Belum lama ini Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud mengunjungi Indonesia selama 12 hari pada 1-12 Maret 2017. Tiga hari pertama kunjungannya, Raja Salman dan rombongan menghabiskan waktu di ibu kota. Tentunya saat penyambutan, beliau langsung diarak menuju Istana oleh Presiden RI Joko Widodo.

Presiden Jokowi tentu menjamu orang nomor satu di Arab tersebut dengan jamuan makan istimewa. Salah satunya dengan menyediakan nasi kebuli khas Timur Tengah.

Tim VIVA.co.id berkesempatan mencoba beberapa menu yang disantap Raja Salman dan rombongan. Makanan yang dicicipi merupakan hidangan yang dipesan dari restoran Timur Tengah dari Indonesia, Al Zein Restaurant and Cafe. Hidangan tersebut antara lain Nasi Kebuli, Kawareh, Mousaqaah, Basbousa dan Baclava.

Nasi Kebuli merupakan santapan yang diperuntukkan bagi Raja Salman dan Presiden Jokowi. Nasi ini disajikan dengan daging kambing empuk di atas nampan khusus yang cukup untuk menampung tiga porsi nasi kebuli.

"Saat itu perbedaannya kami menggunakan nasi putih di dalamnya, karena presiden takut tidak semua menteri suka dengan nasi kebuli," ujar Firjah Shaleh, selaku Director Al Zein Restaurant and Cafe saat ditemui di restorannya, Rabu, 15 Maret 2017.

Nasi kebuli ini terasa sangat gurih, kambingnya tidak berbau. Hidangan Timur Tengah ini idealnya disantap tanpa sendok alias menggunakan tangan. Rasa nasi ini semakin segar dengan cita rasa asam acar timun nanas pedas.

Namun, khusus untuk Raja dan rombongan, acar tersebut dibuat tanpa cabai, karena makanan pedas bukan cita rasa khas Timur Tengah.

Selanjutnya, tim mencoba Kawareh Soup. Sup ini diperuntukkan untuk para menteri yang datang bersama Raja Salman. Seporsi sup ini terdiri dari dua kaki kambing yang empuk. Rasanya sangat segar dengan bihun impor langsung dari Arab Saudi.

Rasa asinnya membuat sup semakin gurih. Bagi Anda yang tidak suka garam, sajian ini mungkin terasa sedikit asin. Rasanya lebih mirip sup ceker ayam, namun disajikan tanpa wortel dan kentang.

Makanan lain yang kami coba adalah daging kambing concang yang dibuat menyerupai bakso. Bakso kambing tersebut disajikan dengan saus tomat merah menyala.

Jika dilihat sekilas, menu bernama Dawood Basha ini terlihat pedas, namun nyatanya rasa baso khas Timur Tengah itu tidak pedas sama sekali, dan dagingnya sangat juicy dan bertekstur.

Hidangan dengan saus serupa juga kami nikmati. Mousaqaah adalah menu terung tipis yang dibakar dan disiram dengan saus tomat. Hidangan ini cocok dinikmati dengan nasi atau dengan roti pita.

Untuk makanan manis para rombongan raja, Al Zein menyuguhkan dua menu yaitu Basbousa dan Baklava. Keduanya merupakan kue manis khas Timur Tengah.

Basbousa biasanya disajikan sangat manis di negara asalnya. Makanan berbahan utama gula ini lebih mirip wingko babat. Hanya saja basbousa memiliki tekstur kasar dan tidak lengket. Biasanya cocok dinikmati dengan minuman seperti teh dan kopi Arab.

Untuk menu Baklava, kue manis satu ini terbuat dari kacang-kacangan, seperti pistachio, almond dan kacang tanah. Lapisan paling atas ditutupi dengan puff pastry yang renyah. Rasanya seperti martabak, namun dengan tekstur yang lebih keras.

Menu rombongan Raja Salman tadi dapat Anda nikmati di Al Zein Restaurant and Cafe yang berada di FB Floor Fx Sudirman, Jakarta Selatan.

Seporsi Nasi Kebuli kambing dihargai sebesar Rp95 ribu++, nasi kebuli ayam Rp85 ribu++, Kawareh Soup Rp65 ribu++, Basbousa Rp48 ribu++ dan Baklava Rp35 ribu++.

Al Zein Restaurant and Cafe
fX Sudirman, Lantai FB,
Jl. Jenderal Sudirman, Sudirman, Jakarta
Telp: (021) 29110201
Jam buka: 10.00-22.00 WIB