Kesempatan Langka, Lihat Bunga Bangkai di Kebun Raya Bogor

Bunga bangkai atau Amorphophallus titanum
Sumber :
  • Viva.co.id/Ayatullah humaeni

VIVA – Awal bulan November 2017 ini, merupakan bulan yang istimewa bagi warga Bogor Jawa Barat. Karena, Amorphophallus titanim atau yang biasa dikenal dengan bunga bangkai diperkirakan akan mekar dalam hitungan hari lagi di Kebun Raya Bogor (KRB). 

Bunga bangkai ini merupakan koleksi tumbuhan KRB hasil eksplorasi dan penelitian LIPI dan KRB Luwa Lampung di sebuah hutan lindung dk kawasan Hutan Lindung di Lampung.

"Bunga bangkai ini tumbuh di atas pot," ungkap Yuzammi peneliti KRB, Rabu, 1 November 2017.

Ia mengatakan, menumbuhkan bunga tersebut di dalam pot hampir sama dengan menumbuhkannya di tanah. Pot tersebut tentunya harus lebih besar dari umbi yang akan ditanam.

Media yang dipakai merupakan campuran tanah dan kompos. "Medianya harus poros, sehingga air tidak menggenang bila disiram," ujarnya.

Setelah berbunga, kata dia, umbi akan memasuki fase dorman, maka sebaiknya umbi dikeluarkan dahulu dari pot dan sebaiknya media diganti sehingga unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tanaman dapat tersedia.

"Amorphophallus titanum ini status kelangkaannya menurut PP no 7 tahun 1999, termasuk ke dalam jenis yang di lindungi dengan status konservasi vulnerable," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bunga bangkai merupakan salah satu jenis tumbuhan dari suku Araceae atau talas-talasan. Tumbuhan ini tumbuh hampir pada semua kondisi alam Indonesia. Asalkan tanahnya tidak padat dan mempunyai porositas yang bagus. 

“Keunikan Bunga Bangkai ini terdapat pada perbungaan yang terbesar di antara jenis-jenis bunga bangkai yang lainnya. Kebun Raya Bogor sendiri baru mengoleksi sekitar 11 jenis Amorphophallus.”