Robot-robot Cantik
- REUTERS/Stringer
“Dalam industri, robot yang digunakan adalah mereka yang bisa melakukan pekerjaan berulang, atau pekerjaan yang tidak ada satu pun manusia yang bersedia, seperti membersihkan lab nuklir, kebakaran hutan, dan lainnya,” ujar bapak Artificial Intelligence (AI) dunia, Prof. Rodney Brooks.
Pencipta robot lainnya, Horishi Ishiguro, juga meyakini hal yang sama. Bahkan humanoid cantik ciptaannya, Erica, diklaim sebagai yang paling pintar dan cantik di dunia. Meskipun belum bisa berjalan, Erica bisa mengerti dan merespons pertanyaan yang dilontarkan manusia, bahkan ekspresi wajahnya dibuat semirip mungkin.
“Prinsip dasar dari ‘cantik’ terlihat dari wajahnya. Saya menggabungkan wajah dari 30 wanita cantik, mengambil rata-rata kecantikan yang dimiliki dalam wajah mereka masing-masing, termasuk hidung, mata, dagu, dan lainnya. Ini saya lakukan agar bisa menarik perhatian banyak orang,” ujar Ishiguro, yang pernah membuat replika dirinya sendiri dalam bentuk robot bernama Geminoid HI-1.
Robot humanoid Mark 1 karya Ricky Ma, seorang desainer grafis asal Hong Kong. Foto: REUTERS/Bobby Yip
Menurut profesor dari lab Robot Pintar di Osaka University ini penggunaan robot wanita ini juga nantinya akan dibarengi dengan aturan yang tertera dalam kemasan. Meski belum ada aturan “pelecehan” robot, namun para produsen sudah terlebih dahulu membuatnya dalam buku di dalam kemasan.
Misalnya saja Softbank, pencipta robot Pepper. Dalam buku manual yang ada di kemasan disebutkan ada beberapa hal yang harus dipatuhi oleh para pemilik robot. Salah satunya adalah tidak melakukan aksi seksual atau melakukan hal yang tidak pantas kepada robot miliknya. Namun, menurutnya, hal itu masih jauh dari prediksi dalam beberapa waktu ke depan.
“Pertama yang harus diingat adalah robot merupakan bagian dari komunitas kita, untuk kemudian kita kembangkan di pasar dan menciptakan etika sendiri kemudian,” ujar Ishiguro, dikutip dari en.yibada.com.
Selanjutnya...Bisakah Diandalkan?
Bisakah Diandalkan?
Beberapa pemain industri teknologi dan ilmuwan rata-rata memang tidak menyukai adanya penelitian robot yang makin lama dianggap akan mendominasi dunia. Hawking, Elon Musk, Bill Gates, Bill Nye, percaya jika robot akan membahayakan peradaban manusia. Mirip dengan film Terminator yang diperankan Arnold Schwarzenegger.