Ini Kado Natal Buat Pasukan Rusia di Medan Perang, Isinya di Luar Nalar

VIVA Militer: Tentara Rusia merayakan Natal di medan perang
Sumber :
  • sputnikmediabank.com

VIVA – Melewati Natal di medan pertempuran, harus kembali dirasakan ribuan tentara Rusia. Akan tetapi, kali ini mereka mendapatkan kado istimewa yang dikirim langsung ke zona Operasi Militer Khusus di Ukraina.

Pasukan militer Rusia yang menduduki front timur Ukraina, secara mengejutkan mendapat kado Natal dan Tahun Baru dari Presiden Vladimir Putin.

Melalui Gubernur Primorsky Krai (Primorye), Oleg Kozhemyako, sejumlah besar kado dikirim ke Ukraina khusus bagi prajurit yang berasal dari Distrik Militer Utara Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF).

Hadiah yang datang sama sekali tidak seperti yang dibayangkan. Pasalnya, para tentara Rusia ini justru diganjar kado berupa peralatan perang.

VIVA Militer: Kado Natal Vladimir Putin buat pasukan Rusia di medan perang

Photo :
  • ria.ru

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, Kuzhemyako mengonfirmasi bahwa paket kado diterbangkan langsung dari Primorye.

Isinya berupa pesawat tanpa awak (drone) pengintai, quadcopter, peralatan perang elektronik, hingga alat pencitra termal.

"Hadiah untuk prajurit kami telah dikirimkan ke zona Distrik Militer Utara," ucap Kuzhemyako.

"Drone FPV dan quadcopter jenis pesawat terbang, (alat) peperangan elektronik, peralatan komunikasi dan pengawasan, pencitra termal, serta peralatan dan perlengkapan lainnya," katanya. 

VIVA Militer: Tentara Rusia merayakan Natal

Photo :
  • sputnikmediabank.com

Tak melulu soal perang, Kuzhemyako juga mengatakan bahwa para prajurit diberikan kado berupa gula-gula khas Primorye.

Makanan asli dari wilayah Timur Jauh Rusia itu diyakini Kuzhemyako akan membuat para prajurit tetap merasa dekat dengan rumah dan keluarga. Tentunya, mendongkrak motivasi dan militansi dalam perang.

"Dan, tentu saja, kami mencoba membawa hadiah untuk Tahun Baru. Permen Primorye akan mengingatkan Anda pada rumah," ujar Kuzhemyako melanjutkan.

"Ini adalah hadiah dari rekan senegara kami. Kami percaya pada tentara dan kemenangan kami," katanya.