Ini yang Bikin Sopir Ketagihan Bikin Truk Oleng

Fenomena truk oleng tabrak pengendara motor.
Sumber :
  • YouTube VIVA.co.id

VIVA – Truk oleng menjadi fenomena baru di jalan raya. Meski berpotensi mengakibatkan kecelakaan, aksi ini masih sering dilakukan di jalan raya.

Truk oleng dianggap hiburan bagi pengemudi serta kernet setelah berjam-jam perjalanan, serta menarik perhatian orang yang melihatnya dari luar.

Aksi truk oleng ini tentunya menggugah rasa penasaran. Bagaimana mobil niaga yang mengangkut barang, bisa seolah-olah berlenggak-lenggok di jalan raya?

Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Pulubuhu mengatakan, ground clearance truk yang tinggi berpotensi membuat kendaraan mudah oleng atau limbung.

Apalagi, jelas Jusri, jika truk tersebut membawa muatan lebih. Tingkat kestabilan truk akan semakin rentan, sehingga saat setir digoyangkan sedikit saja, dengan mudah truk bergoyang.

"Nah, ini bikin adrenalin sopir naik. Saat adrenalin naik, maka logika tidak main. Padahal, semakin kencang maka semakin tinggi risikonya," kata Jusri saat dihubungi VIVA, Selasa 29 Januari 2019.

Secara estetika visual, kata Jusri, aksi truk oleng terlihat seru dan menarik untuk penonton di sisi jalan, serta untuk pengemudi dan kernet di dalam truk. Apalagi, saat teknik oleng tersebut bisa dilakukan dengan sukses.

"Kalau dia sukses bikin truk oleng, artinya tidak ada kecelakaan, maka bisa menjadi ketagihan dan semakin tertantang. Ini sangat berbahaya," ujarnya. (kwo)