Siapa Bilang Biaya Servis Mobil Nissan Mahal?

Servis mobil Nissan.
Sumber :
  • viva.co.id/Jeffry Sudibyo

VIVA.co.id – Tak dipungkiri jika saat ini masih banyak yang menganggap biaya perawatan dan sparepart mobil Nissan lebih mahal dibanding para kompetitornya. Namun hal itu dibantah PT Nissan Motor Indonesia (NMI).

Davy J. Tuilan, Vice President Director of Marketing and Sales PT NMI mengatakan, pihaknya saat ini terus berusaha membenahi persepsi salah itu. Davy menganggap, konsumen saat ini telah pintar sehingga biaya perawatan dan harga sparepart jadi pertimbangan. Dengan kata lain, kalau mahal tentu tak akan laku.

"Karena orang sekarang kalau mau beli mobil sudah pintar yang ditanya harga sparepart berapa, biaya perawatan berapa," kata Davy J Tulian di Gading Serpong, Tangerang, Sabtu 17 Desember 2016.

Tak hanya itu, PT NMI juga terus mengembangkan pengetahuan dan kualitas tenaga kerjanya mulai dari teknisi, servis advisor, dan sales yang tugasnya menyampaikan informasi secara detil dan benar.

Maka, untuk meningkatkan pelayanannya pada konsumen, PT NMI menggelar kompetisi tahunan untuk mengasah pengetahuan teknisi, servis advisor, dan sales dari seluruh diler Nissan-Datsun yang tersebar di Tanah Air.

Nissan College General Manager NMI, Agung Nugroho mengatakan, kompetisi ini digelar agar 121 diler Nissan-Datsun yang tersebar di Indonesia semuanya mengimplementasikan standar yang sama.

"Untuk membantu menjamin kepuasan pelanggan di mana pun mereka berada dan dalam kondisi apa pun mereka berkendara," katanya.

Sebagai informasi, dalam kompetisi ini jumlah pesertanya meningkat sebanyak 33 persen menjadi 1.351 peserta yakni, 679 teknisi, 208 service advisor, 464 sales. Yang tersaring hanya 8 peserta dari setiap kategori untuk memperebutkan gelar terbaik.

(mus)