Review Honda Jazz Facelift: Tak Jauh Beda dengan yang Lama

Honda Jazz terbaru meluncur di Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Jeffry Yanto

VIVA.co.id – Beberapa waktu lalu, PT Honda Prospect Motor resmi meluncurkan Honda Jazz facelift dengan beberapa penyegaran di eksterior dan interior. Selain melakukan peluncuran, PT HPM juga menggelar sesi test drive.

Ya, VIVA.co.id salah satunya yang menjajal langsung Jazz RS transmisi matik yang jadi varian tertinggi. Karena sekadar penyegaran, sesi test drive tidak lama, hanya berjalan di seputaran Jakarta. Oleh sebab itu, kami menyebutnya kencan singkat.

Dari eksterior, ubahan yang paling kentara pada bumper depan dan belakang. Tampangnya kini sedikit kaku berkat logo Honda yang tegak, sedangkan grill yang dikombinasikan aksen krom membuatnya jadi elegan.

Untuk penerangan masih sama seperti sebelumnya. Jazz generasi ketiga ini mengadopsi lampu utama dengan proyektor LED.

Buritan belakang sekilas tampilannya mirip seperti Toyota Yaris, karena aksen diffuser. Yang membuat pembeda desain diffuser Jazz dibuat motif karbon.

Masuk dalam kabin, perbedaan mencolok hanya sistem hiburan layar sentuh 8 inci dan AC yang sudah digital.

Fitur-fitur yang tertanam juga masih sama, tidak seperti Jazz facelift di Jepang yang sudah dibenamkan teknologi keselamatan aktif, Honda Sensing. 

Hanya sistem keselamatan pasif yakni dual SRS airbags, sabuk pengaman pretensioner dengan load limiter, rem Anti-lock Braking System dengan Electronic Brake-force Distribution, ISOFIX dan brake override system.

Untuk rasa berkendara, secara keseluruhan tidak ada perbedaan dari sebelumnya. Karakter dari transmisi matik CVT terbilang responsif dengan 5-percepatan. Jika ingin mengatur perpindahan gigi secara manual juga bisa menggunakan paddle shift di balik setir.

Handling masih sama rasanya tidak ada limbung karena ground clearance yang rendah. Hanya saja saat melintasi jalanan rusak, bantingan suspensi terasa agak keras. Seperti diketahui, suspensi depan Jazz ini MacPherson Strut, belakang H-shape torsion beam.

Yang menyenangkan berkendara dengan Jazz karena dimensinya yang kompak dengan panjang 3.955 mm, lebar 1.694 mm, dan jarak sumbu roda 2.530 mm jadi cukup lincah. Pun saat diajak manuver, setirnya juga terasa sigap untuk sebuah hatchback.  

Jantung pacu, masih sama seperti sebelumnya dengan mesin berkapasitas 1.500 cc SOHC empat silinder dan 16 katup i-VTEC , tenaga maksimalnya 118,3 daya kuda di 6.600 rpm serta torsi maksimum 145 newton meter di 4.800 rpm.

Sebagai informasi, Jazz facelift ini ditawarkan dengan harga yang lebih mahal dari sebelumnya, untuk varian standar naik Rp1 juta, jadi manualnya Rp232,5 juta, matik CVT Rp242,5 juta. Sedangkan versi RS naik Rp6 juta, untuk manual Rp262,5 juta dan CVT Rp272,5 juta.