Pengguna Skutik Beralih ke Motor Sport, Sebaiknya Perhatikan Hal Ini

Rem parkir sepeda motor skutik.
Sumber :
  • Honda Community

VIVA – 


 

(Septian Farhan Nurhuda)

Skuter matik saat ini masih jadi primadona di jalanan Ibu Kota. Biasanya, tunggangan bertransmisi otomatis itu difungsikan sebagai kendaraan operasional, sehingga seringkali kita melihatnya lalu lalang di jalan.

Selain itu, cara kerja skutik yang mudah juga menjadi alasan, mengapa banyak sekali kalangan yang berminat membelinya. Hanya dengan menarik tuas gas, motor pun melaju, dan membawa pengendara ke lokasi yang ingin dituju.

Namun, mengendarai skuter matik terkadang dinilai membosankan. Sebab, aktivitas pengendara selama berada di atas kendaraan, hanya menarik tuas gas dan menekan tungkai rem. Itulah mengapa, sebagian kalangan memutuskan beralih ke motor jenis sport.

Tetapi perlu diingat, pengguna skutik yang ingin beralih ke motor sport harus memerhatikan beberapa hal, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melakukannya.

Sebab, antara skutik dan sport memiliki cara kerja yang sangat berbeda. Seperti yang diungkapkan Safety Riding Head PT Astra Honda Motor atau AHM, Johannes Lucky, beberapa waktu lalu.

“Karakteristrik motor antara matik dan sport itu kan berbeda, terutama soal postur tubuh dan cara pengoperasiannya, jadi tentu butuh penyesuaian ulang,” ujar Lucky kepada pewarta di bilangan kota Medan, Sumatera Utara.

Selanjutnya, ia juga menuturkan, sebelum mulai menunggangi motor sport, pengendara harus lebih dulu mengenal cara kerja kopling dan rem kendaraan. Sebab, untuk bisa mengoperasikannya, atau membuat motor melaju, perlu keselarasan khusus antara dua perangkat tersebut.

“Di motor sport, teknik utama berkendara itu soal pengereman. karena selain menekan tuas rem, pengendara juga harus memainkan kopling, harus memahami betul pengoperasian keduanya. Selain itu, yang terpenting juga balancing. Karena motor sport itu lebih besar dan berat, jadi membuatnya seimbang, butuh banyak berlatih.”