Begini Jadinya Jika CUV Tenggak Pertalite

Mitsubishi Outlander Sport.
Sumber :
  • Autoblog

VIVA.co.id - PT Pertamina (Persero) resmi menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, yaitu Pertalite, Jumat 24 Juli 2015 lalu. Bahan bakar dengan kadar Research Octane Number (RON) 90 tersebut dijual dengan harga promosi Rp8.400 per liter.

Dengan angka RON 90, posisi Pertalite berada di antara Premium (RON 88) dan Pertamax (RON 92). Menurut pihak Pertamina, kehadiran Pertalite bukan untuk menggantikan Premium, akan tetapi memberi pilihan yang lebih banyak pada konsumen.

Pada libur akhir pekan kemarin, VIVA.co.id sempat menjajal BBM jenis baru tersebut. Pengujian dilakukan dengan menggunakan mobil Mitsubishi Outlander Sport bertransmisi manual.

Alasan pemilihan Outlander Sport adalah karena mobil jenis Crossover Utility Vehicle (CUV) tersebut memiliki spesifikasi mesin yang mengharuskan pemakaian BBM jenis Pertamax. Dengan begitu, bila tangki bensin diisi Pertalite, maka perbedaan performa dan pemakaian BBM dapat lebih jelas terasa.

Dan benar saja, saat mesin mulai membakar Pertalite, performa mesin terasa sedikit menurun. Pengaturan mesin sengaja tidak diubah, dan hanya memanfaatkan 'kepintaran' sistem komputer saja untuk mengatur injeksi dan waktu pengapian busi.

Penurunan performa cukup terasa saat mobil dibawa dengan kecepatan tinggi. Dari pengamatan VIVA.co.id, mesin terasa kurang bertenaga, meski tidak separah jika mengonsumsi BBM jenis Premium.

Untuk pemakaian bahan bakar, saat memakai Pertamax, didapatkan hasil satu liter untuk tiap 11 kilometer. Sementara saat BBM diganti menjadi Pertalite, konsumsi BBM turun menjadi satu liter untuk tiap 10 kilometer.

Meski perbedaannya tidak begitu signifikan, namun patut diingat bahwa dengan performa yang sedikit menurun, maka konsumsi bahan bakar Pertalite bisa saja lebih rendah lagi jika mobil dipacu dengan kecepatan tinggi dan kerap berakselerasi.

Sekedar informasi, Outlander Sport menggunakan mesin 4B11 empat silinder berkapasitas 1.998cc. Dengan kompresi 10:1, mesin yang wajib mengonsumsi BBM minimal Pertamax ini bisa menghasilkan tenaga sebesar 148 daya kuda dan torsi 197 Newton meter. (ren)