Tips Berkendara dari Pembalap Muda Honda

Pengemudi membunyikan klakson saat mengendarai mobil
Sumber :
  • inovasionline.wordpress.com

VIVA.co.id – PT Honda Prospect Motor mengundang tiga pembalap muda dalam acara student day yang digelar di booth Honda pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Di hadapan para pelajar SMP dan SMA ini mereka berbagi pengalaman.

Tiga pembalap yang dimaksud adalah, Avila Bahar yang berlaga di kelas Promotion ajang Honda Jazz Speed Challenge, Ferrel Fadhil di Honda Brio Speed Challenge dan Indonesia Touring Car Championship (ITCC), dan Muhammad Arief dari Honda Brio Speed Challenge dan ITCC.

Lantas seperti apa cara berkedara yang baik dan untuk menempuh jenjang karir sebagai pembalap?

Kata Arief (17) yang juga masih menjalani sekolah menengah atas di Harapan Ibu ini, kalau di jalan raya berkendara saja dengan aman dan taati rambu-rambu lalu lintas. Sebab, jika ingin berkendara dengan kencang itu ada tempatnya yaitu sirkuit. 

Sementara, menurut Avila Bahar (15) seorang pembalap yang juga masih bersekolah di Bakti Mulia 400 ini, untuk berlari kencang di jalanan tentu jangan dilakukan, karena hal itu membuat bahaya bagi diri sendiri dan orang lain.

"Butuh KIS (Kartu Izin Start) dari pada ngebut-ngebutan di jalan. Jadi bagi yang suka modifikasi mobil lebih baik ikut balap resmi, karena jadi sebuah prestasi pembalap muda bisa melawan umur yang lebih tua dan itu kondisinnya aman," ujarnya kepada VIVA.co.id.

Sedangkan menurut Ferrel (17) yang sekolah di rumah atau Home Schooling ini bukan berarti sekolah tidak menjadi perhatian utama. Kata dia, balap itu hanya untuk hobi tapi sekolah harus jalan terus.

"Lebih disaranin, kalau mau ngebut di trek kan di Indonesia udah ada sirkuit, kalau mereka suka mobil mending ikut balap juga sekalian," katanya.