Heboh Putra Jeremy Thomas Babak Belur
- Al Amin/VIVA.co.id
Axel menduga orang-orang tersebut merupakan preman yang tengah mabuk. Dia sempat melarikan diri sebelum akhirnya kembali ditangkap dan disekap di dalam sebuah kamar sekitar empat jam.
Saat diinterogasi, Axel diduga mendapatkan perlakuan kasar dari para oknum anggota polisi itu. Akibat kejadian itu, ia mengalami luka memar di bagian kepala, serta cedera di tulang rusuk dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Saat ini, Axel masih dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya dilakukan visum.
Selanjutnya... Melapor ke Propam
Melapor ke Propam
Jeremy tak percaya begitu saja bahwa anaknya terlibat kasus narkoba. Suami Ina Thomas ini tetap menuntut keadilan. Ia membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia merasa anaknya telah diperlakukan semena-mena, dan menjadi korban main hakim sendiri dari oknum yang diduga polisi tersebut.
Jeremy mendatangi Divisi Propam Mabes Polri untuk melaporkan kasus tindakan kekerasan yang dialami anak sulungnya, Senin 17 Juli 2017. Ia datang dengan didampingi kuasa hukumnya, Yanuar Bagus Sasmita. Ia datang bukan dengan tangan kosong. Sang artis ini membawa bukti visum hasil tindakan kekerasan yang dialami Axel. Jeremy menyebutkan, Axel dipaksa untuk mengaku membawa narkoba oleh oknum tersebut. Padahal, saat itu, kata Jeremy tidak ada bukti.
Jeremy menganggap, oknum polisi yang melakukan penganiayaan terhadap Axel tidak memiliki bukti kuat. "Anak itu tidak terlibat apa-apa. Dia dipaksa mengaku dengan ditodong pistol," kata Jeremy.
Untuk itu, ia meminta Divisi Propam Mabes Polri menindaklanjuti oknumnya yang tak bertanggung jawab tersebut.
"Tidak ada motif. Menurut saya, karena ada oknum anak seleb di sini. Enggak ada perintah (penangkapan), main siksa saja," lanjutnya.
Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, dikabarkan telah turun tangan menyelidiki kasus dugaan tindak kekerasan, penyekapan dan pemukulan terhadap aktor Axel Matthew Thomas, putra dari Jeremy Thomas, yang dilakukan anggota Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta.
"Ya betul, untuk oknum anggota sudah ditangani Propam Polda Metro Jaya," kata Kepala Sub Bagian Humas Kota Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Prayogo, Senin 17 Juli 2017.