Heboh Putra Jeremy Thomas Babak Belur
- Al Amin/VIVA.co.id
Dari penangkapan tersebut, polisi pun mulai bergerak mengejar pemesan happy five tersebut. Mereka memburu para pembeli barang haram ini di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, dan salah satunya adalah Axel.
Lantas, anggota pun melakukan penangkapan di salah satu hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan terhadap Axel.
Di sanalah, diduga terjadi tindakan yang disebut pihak Axel, kalau dirinya dianiaya oleh oknum polisi. Padahal, menurutnya, saat itu anggota bermaksud mengamankan Axel yang melakukan pemesanan barang haram.
"Anggota Soetta melakukan penangkapan di hotel itu. Nah, kemudian terjadi, karena dia (Axel) lari. Dia kita kejar, nah terjadi pergumulan itu. Pergumulan di sana. Ya, akhirnya ortu ini datang bawa anaknya. Jadi, dengan seperti itu, namanya bergumul pasti adalah di situ," kata dia.
Lebih lanjut, polisi juga menjelaskan bahwa mereka tak sembarang tangkap. Mereka memiliki bukti bahwa putra Jeremy Thomas sudah membayar uang pembelian narkoba jenis happy five ke dua pengedar yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Bukti itulah yang menjadi dasar petugas Kepolisian, akhirnya menangkap Axel di salah satu hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. "Bukti transfer ada, sudah kita dapatkan," ujar Argo menjelaskan.
Menurut Argo, Axel telah membayar sebesar Rp1,5 juta untuk pembelian narkoba jenis happy five pada tersangka JV dan DRW. Begitu pula, pemesan yang lain.
"Inisialnya AMT, dari 1.118 setrip itu nanti dibagi-bagi, ada yang sekian setrip-sekian setrip, itu sudah ada tersendiri. Dari tersangka ini (JV dan DRW) berkembang bahwa pemesan tadi sudah transfer duit Rp1,5 juta untuk pembelian pada tersangka, saat tersangka masih berada di Malaysia itu," ujarnya.
Dengan adanya bukti-bukti ini, kepolisian menampik, jika telah terjadi salah tangkap dalam kasus ini.
Lebih lanjut, pihak polisi juga tak mempermasalahkan laporan Jeremy Thomas ke Propam. "Dari orangtua lapor ke Propam tidak masalah biar kita klarifikasi seperti apa ceritanya di situ," ujar Argo.
Terkait luka-luka di sekujur tubuh Axel, polisi mengaku sedang menyelidiki kasus dugaan tindak kekerasan yang dilaporkan Jeremy Thomas itu. Namun, dalam kesempatan itu, Argo mengatakan bahwa luka dan memar yang ada di tubuh Axel bisa saja bukan dampak dari pemukulan yang sengaja dilakukan petugas ketika mengamankan Axel.