Napi Masuk Dapur Rekaman, Rilis Album Perdana

Napi Cilodong masuk dapur rekaman
Sumber :
  • Zahrul/VIVA.co.id/DEPOK

VIVA – Kepala Rutan Tahanan (Rutan) Cilodong, Depok, Jawa Barat, Sohibur Rachman akhirnya membuktikan janjinya untuk mengajak sejumlah narapidana masuk dapur rekaman. Dengan judul For Rudep album perdana dari balik jeruji besi ini pun kini telah siap untuk dirilis.  

Sohibur mengungkapkan, proses rekaman untuk album pertama itu berlangsung di studio record Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta pada Rabu siang, kemarin. “Alhamdulillah, proses rekaman teman-teman binaan kami berjalan lancar berkat dukungan Kalapas Narkotika Cipinang. Ini album perdana yang dikeluarkan Rutan Depok,” katanya pada wartawan, Kamis 8 Maret 2018.

Sohibur mengatakan, kreativitas dan sebuah karya seni bisa muncul di mana saja, sekalipun ketika berada di dalam penjara. Hal itulah yang dibuktikan oleh sejumlah narapidana yang mendekam di Rutan Cilodong. Berbekal alat musik sederhana, kelompok musik ini pun optimis karyanya bakal diterima publik. Sohibur mengaku, niatnya untuk membuatkan album perdana ini muncul secara spontan.

“Mereka ini kan punya bakat, sayang kalau tidak diasah. Meskipun berada di sini (penjara) bukan berarti kreativitas dan sebuah karya harus mati. Ini saya rasa adalah hal positif dan harus kami dukung,” katanya.

Sohibur menjelaskan, aliran musik yang dilakoni 10 warga binaan ini adalah musik etnik tradisional. Beberapa alat musik bahkan mereka ciptakan sendiri dari bambu dan kayu.

“Lagu yang dibawakan temanya tentang kehidupan yang mereka jalani selama di sini (rutan). Ini asli ciptaan mereka dan Insya Allah bisa diterima masyarakat,” ucap Sohibur.

Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan, sebab band yang dibentuk sejak tahun 2016 lalu itu, kata Sohibur, telah beberapa kali tampil di tempat umum. Bahkan, mereka kerap dipercaya untuk mengisi hiburan di sejumlah acara resmi pemerintahan.