Afridza Munandar Kenal Motor Sejak Usia 5 Tahun

Pembalap Indonesia, Afridza Munandar
Sumber :
  • www.motogp.com

VIVA – Pembalap Astra Honda Racing Team yang berlaga di ajang Asia Talent Cup, Afridza Munandar tewas usai mengalami kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Sabtu 2 November 2019. Ia menabrak motor pembalap Jepang, hingga terjatuh dan mengalami luka berat.

Balapan pun dihentikan, dan baru dilanjutkan lagi keesokan harinya. Seluruh pembalap yang berlaga di ATC 2019 dan MotoGP, memberi penghormatan terakhir sebelum memulai balapan.

Warga Indonesia di Malaysia menyalati jenazah Afridza di Masjid Tun Abdul Aziz, Petaling Jaya, Selangor. Mulai dari anggota tim ATC Indonesia, Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur,  Yusron B Ambary serta perwakilan Honda Astra dan rekan almarhum sesama pembalap.

Jenazah Afridza akan diterbangkan dari Malaysia pada hari ini, Senin 4 November 2019 menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 821.

Kemudian, menempuh perjalanan lanjutan melalui jalur darat ke rumah duka Perum Taman Sari Indah Blok D9, Kersamenak, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Saat diwawancarai oleh tvOne, bibi Afridza, Nora mengatakan, keponakannya sejak kecil sudah gemar mengendarai sepeda motor.

“Sejak umur lima tahun, dia senang banget dengan motor. Minta dibelikan motor kecil,” ujarnya.

Nora mengaku, Afridza adalah sosok yang memiliki cita-cita tinggi. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang ramah, dan rajin beribadah.

“Dia itu ingin jadi pembalap yang terkenal di dunia,” tuturnya.