Angkat Besi Kembali Dulang Emas untuk Indonesia

Atlet angkat besi Indonesia, Deni saat raih medali emas SEA Games 2017
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA - Atlet angkat besi Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Deni, tampil maksimal di nomor 69kg cabang olahraga angkat besi Test Event Asian Games 2018. Tampil di Hall A2 JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu 11 Februari 2018, lifter 28 tahun itu sukses mencatat total angkatan tertinggi.

Deni sukses menambah pundi emas dari cabang angkat besi, setelah mencatat total angkatan 325kg. Catatan angkatan Deni jauh melebihi lifter Arab Saudi, Alduhaylib Hossen Mohsen, yang mencatat total angkatan 290kg.

Di posisi ketiga, berdiri lifter Malaysia, Muhammad Hidayat Erry, dengan total angkatan 281kg. Nasib sial dialami lifter Olimpiade 2016 Indonesia lainnya, Triyatno.

Triyatno harus didiskualifikasi usai gagal melakukan tiga kesempatan clean and jerk. Sementara itu di nomor 77kg, wakil Indonesia, I Ketut Ariana, hanya mampu mempersembahkan medali perunggu.

Ariana hanya mampu mencatat total angkatan 300kg. Catatan Ariana hanya kalah 1kg dari posisi kedua asal Thailand, Jakkaew Praying, dan kalah 2kg dari peraih emas asal Arab Saudi, Alduhaylib Mohsen.

Lifter Indonesia lain yang juga turun di kelas 77kg, Rahmat Erwin Abdullah, gagal mendapatkan medali setelah hanya mampu mencatat total angkatan 295kg.

Dengan catatan tersebut, Rahmat hanya mampu menempati posisi keempat. Sejauh ini, angkat besi sudah menyumbang 5 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu. (ase)