Pengakuan Si Cantik Melati saat Jalani Masa Isolasi Pandemi Corona

Pebulutangkis Indonesia, Melati Daeva Oktavianti.
Sumber :
  • Instagram: Melati Daeva Oktavianti

VIVA – Virus Corona terus mewabah di Indonesia. Pemerintah dengan berbagai elemen terus berupaya menangani kasus virus Covid-19 tersebut.

Mewabahnya Covid-19 juga berimbas ke dunia bulutangkis. Beberapa turnamen menjadi korban ganasnya virus itu. Terakhir dilangsungkan adalah BWF World Tour Super 1000, All England Open 2020, 11-15 Mei lalu.

Sederet pebulutangkis Indonesia turun di All England. Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti turut berlaga di Birmingham Arena, Inggris.

Meski saat itu pandemi Corona, Praveen/Melati mampu mempersembahkan gelar juara. Setelah itu, mereka kembali ke Tanah Air dan menjalani isolasi mandiri di Pelatnas Cipayung.

Kini, cerita menarik diungkapkan Praveen/Melati tentang kegiatan mereka selama masa isolasi. Untuk Praveen, ia mengaku mengisi waktu luang dengan bermain game, melati justru sibuk menonton drama Korea.

"Ya ini juga jadi satu tanggung jawab kami mengikuti aturan untuk kepentingan bersama (isolasi). Di kamar selama isolasi sih nggak ngapa-ngapain, paling telepon keluarga atau main game. Sama olahraga sendiri saja biar tetap fit badannnya," ujar Praveen dilansir dari badmintonindonesia.org, Selasa 24 Maret 2020.

Jika Praveen banyak menghabiskan waktu dengan main game selama isolasi, Melati memilih untuk menonton drama Korea yang menjadi favoritnya saat ini yaitu Crash Landing on You (CLOY).

"Di kamar lebih banyak istirahat, makan, tidur, repeat!. Tapi pelatih minta untuk tetap gerak dan jaga kondisi fisik, stretching di kamar. Selebihnya mungkin nonton CLOY, ha ha ha," ungkap Melati.

Seperti diketahui, setelah All England digelar, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memutuskan untuk menunda rangkaian turnamen hingga 12 Aprill 2020.

“BREAKING: BWF telah membatalkan semua Tur Dunia BWF dan turnamen lainnya yang disetujui BWF mulai dari 16 Maret-12 April,” tulis BWF, Sabtu 14 Maret 2020 dilansir dari akun resmi Twitter mereka.

Adapun deretan turnamen yang menjadi korban Covid-19 hingga 12 April ada empat. Pertama ada Swiss Open Super 300 (17-22 Maret 2020). 

Turnamen kedua adalah India Open Super 500 (24-29 Maret 2020). Ketiga Malaysia Open Super 750 (31-05 April 2020). 

Selanjutnya, Singapura Open Super 500 (07-12 April 2020). Selain itu ada tambahan yaitu Badminton Asia Championships, bahkan Piala Thomas dan Uber juga ditunda.

Baca: Corona Makin Mengganas, Curhat Si Cantik Melati Bikin Terharu